Indonesia Tambah Perunggu Dari Teqball dan Triathlon di AYG 2025

Atlet mengikuti pengukuhan dan pelepasan kontingen atlet Asian Youth Games (AYG) Bahrain 2025 dan Islamic Solidarity Games (ISG) Riyadh, Arab Saudi 2025 di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Jumat (17/10/2025). Kementerian Pemuda dan Olahraga melepas sebanyak 123 atlet beserta 52 ofisial untuk ajang Asian Youth Games Bahrain 2025 dan sebanyak 38 atlet beserta 25 ofisial untuk ajang Islamic Solidarity Games Riyadh 2025. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar

 

 

Bacaan Lainnya

 

 

 

 

JAKARTA, 24 OKTOBER 2025 (ANTARA) – Kontingen Indonesia menambah dua medali perunggu yang dipersembahkan atlet dari cabang teqball dan triathlon dalam ajang Asian Youth Games (AYG) Bahrain 2025. Berdasarkan laporan hasil pertandingan dalam laman resmi AYG Bahrain 2025 yang dipantau di Jakarta, Kamis, medali perunggu pertama dipersembahkan atlet teqball Syifa Zahrotus pada nomor tunggal putri dalam laga perebutan peringkat ketiga di Exhibition World Bahrain. Syifa mengamankan perunggu setelah mendominasi permainan untuk mengalahkan Narjis Al Dulaimi dari Irak dengan skor telak 2-0 (12-4, 12-4).

Baca juga  KAI Tegaskan Penanganan Kondisi Darurat Sesuai Standar Internasional

Sementara itu, medali perunggu triathlon dipersembahkan Ardistri Aira Martha di nomor super sprint individu putri dengan catatan waktu 30 menit 54 detik. Martha menyelesaikan perlombaan dengan finis di bawah dua atlet China yaitu Bian Zijia dengan 30 menit 26 detik dan Xu Enge dengan waktu 30 menit 18 detik. Dengan tambahan dua perunggu tersebut, Indonesia menempati peringkat empat klasemen sementara AYG Bahrain 2025 dengan total mengumpulkan satu emas, satu perak, dan dua perunggu. Medali emas dan perak dipersembahkan cabang pencak melalui atlet Winata Fugon Habbil pada nomor 51-55 kilogram (kg) putra dan Qiken Dwi Tata Olifia pada nomor 51-55 kg putri. Posisi Indonesia berada di bawah Iran di posisi ketiga klasemen dengan perolehan tiga emas, dua perak, dan tiga perunggu. Peringkat kedua dihuni China dengan mengoleksi tiga emas, tiga perak, dan satu perunggu, sedangkan pemuncak klasemen dikuasai Uzbekistan dengan lima emas dan satu perunggu. (Pewarta: Aloysius Lewokeda, Editor: Eka Arifa Rusqiyati)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *