MANADO, 13 DESEMBE 2025 – Raihan 2025 Fortune Best Companies to Work For Southeast Asia, belum lama ini menjadi bukti dari komitmen Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dalam membangun talenta berbasis kecerdasan buatan (AI-native).
Dalam siaran pers yang diterima MANADONES disebutkan, strategi Indosat mengintegrasikan teknologi AI ke dalam pekerjaan sehari-hari dinilai mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memberikan kenyamanan bagi karyawan. Salah satu inovasi internal yang soroti adalah Administration Assistant Robotic Indosat (ASTRID), sebuah asisten virtual HR yang menyederhanakan proses administrasi karyawan.
“Membangun talenta AI-native di dalam organisasi bukan hanya tentang mempersiapkan perusahaan untuk masa depan, tetapi juga mempersiapkan setiap karyawan untuk masa depan mereka sendiri,” kata President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha dalam siaran pers yang diterima MANADONES. Vikram menambahkan, ketika karyawan memiliki kecakapan AI, mereka membuka jalur karier baru dan memperkuat kesiapan menghadapi kolaborasi manusia dan mesin yang menjadi kunci sukses masa depan.
Untuk mendukung hal tersebut, Indosat menyediakan lebih dari 400 pelatihan per tahun dan akses ke 25.000 kursus online. Dampak transformasi ini tidak hanya dirasakan di internal, tetapi juga meluas ke masyarakat melalui pendirian Indonesia AI Center of Excellence dan peluncuran “Sahabat AI”, model bahasa besar (Large Language Model/LLM) open source berbahasa Indonesia. Selain itu, teknologi AI juga diterapkan dalam sistem Anti-Spam dan Anti-Scam untuk melindungi pelanggan. “Jadi penghargaan dari Fortune ini, mengukuhkan posisi Indosat sebagai pelopor transformasi digital yang tetap memprioritaskan aspek kemanusiaan dalam pengembangan teknologinya,” tambahnya. (gracey)





