MANADO, 31 JANUARI 2026 – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menunjukkan progres signifikan dalam digitalisasi transaksi pemerintah.
Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara Joko Supratikto, dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), yang digelar kemarin siang di Tahuna menyampaikan TP2DD Kabupaten Kepulauan Sangihe menunjukkan kinerja yang cukup baik. Hal ini tercermin dari keberhasilan mempertahankan predikat “Digital” dalam penilaian Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) semester I-2025 serta peningkatan peringkat pada Championship TP2DD yang sangat signifikan dari peringkat 40 di tahun 2024 menjadi 17 di tahun 2025.
Menanggapi hal ini, Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, Melanchton Herry Wolf mengungkapkan bahwa Pemkab Sangihe saat ini telah menyiapkan dua pilot project implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD). “Langkah ini bertujuan untuk transparansi dan percepatan transaksi. Kami juga mendorong penggunaan QRIS pada layanan publik. Tujuannya jelas, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa harus membebani masyarakat dengan kenaikan pajak atau retribusi,” jelas Melanchton.
Hadir langsung pada kegiatan selama sehari ini Bupati Kabupaten Sangihe Michael Thungari, Wakil Bupati Kep. Sangihe Tendris Bulahari, serta anggota TPID dan TP2DD dari berbagai instansi terkait di Pemkab Sangihe.





