Saat Olahraga Lari Bertemu Sebuah Seni di “The Art of Fast”

Lari kini tak lagi sekadar olahraga, melainkan telah berbaur menjadi bagian dari gaya hidup. Dalam ekshibisi foto “The Art of Fast” yang digelar di kawasan Jakarta Selatan pada Sabtu-Minggu (14–15/2/2026), lari dihadirkan sebagai medium seni untuk menjangkau kalangan yang lebih luas. (ANTARA/HO-adidas)

 

 

Bacaan Lainnya

 

 

 

 

JAKARTA,17 FEBRUARI 2026 (ANTARA) – Lari kini tak lagi sekadar olahraga, melainkan telah berbaur menjadi bagian dari gaya hidup. Dalam ekshibisi foto “The Art of Fast” yang digelar di kawasan Jakarta Selatan pada Sabtu-Minggu (14–15/2), lari dihadirkan sebagai medium seni untuk menjangkau kalangan yang lebih luas.

 

Besarnya dampak fenomena ini melahirkan beragam inspirasi. Dua fotografer, Alif Ghifari dan Bill Satya, menjadi di antaranya, dengan mengabadikan berlari dari sudut pandang artistik dalam rangkaian karya yang ditampilkan pada ekshibisi tersebut.

 

Dikutip dari keterangan resmi, Senin, Alif menjadikan Atjong Tio Purwanto, pemegang rekor nasional Indonesia dalam lomba lari 3.000m steeplechase, sebagai muse-nya. Diambil di lokasi pelatihan dari Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) di Pengalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Alif mengabadikan ekspresi Atjong Tio dengan pendekatan yang raw dan intuitif.

Baca juga  Biden akan Lawan Upaya DPR AS Paksakan Pengiriman Senjata ke Israel

 

Gambar-gambar jepretannya menangkap potongan-potongan berlari yang jarang terekspos, yakni napas, keringat, dan ketegangan. Foto-foto ini mengungkapkan berlari sebagai sesuatu yang manusiawi dan rentan. Sementara itu, Bill mengabadikan energi dari kota dan komunitas dalam berlari melalui gerakan kolektif dari adidas Runners Jakarta, komunitas lari besutan adidas.

 

Fokus fotonya di pameran foto dari adidas Indonesia dan Adidas EVO SL ini adalah pada detail langkah kaki yang bergerak maju saat kendaraan melaju, orang-orang yang menunggu di pinggir jalan, dan ruang urban dengan bangunan dan lampu lalu lintas. Selain pemaran foto, acara The Art of Fast juga memiliki banyak keseruan lainnya seperti lari bersama komunitas lari seperti Degen, OA Running, USS Running, Full Send, Minutes of Miles, dan Sweat & Smile Running Club.

Baca juga  Terus Meroket, Emas di Pegadaian Ada Yang Sentuh Rp2,7 Juta/Gram

 

Ada juga Adizero EVO SL Customisation dengan Muklay, free running photo session dengan @photographerikutmuter, talkshow mengenai To be Fast: in mindset and in lifestyle change bersama dr. Maria B.Med.Sc, P.G.Dip.SEM, Sp.K.O dan Igor Saykoji, serta talkshow mengenai Marathon for Women bersama Melanie Putria, Namira Adjani, dan Sarah Usman.

 

Oleh Zaro Ezza Syachniar

Editor : Junaydi Suswanto

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *