Rupiah Menguat ke Rp16.802 per Dolar Dipengaruhi Angka PDB AS Menurun

Petugas menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar AS di gerai penukaran mata uang asing Dolarindo, Melawai, Jakarta, Senin (15/9/2025). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

 

 

Bacaan Lainnya

 

 

 

JAKARTA, 23 FEBRUARI 2026 (ANTARA) – Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Senin, bergerak menguat 86 poin atau 0,51 persen menjadi Rp16.802 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.888 per dolar AS.

 

Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai penguatan rupiah dipengaruhi rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) AS kuartal IV-2025 yang menurun secara year on year (YoY). “Rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) untuk kuartal keempat tahun lalu menurun dari 4,4 persen menjadi 1,4 persen secara YoY, yang disebabkan oleh penutupan pemerintah AS selama 43 hari,” ungkapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Baca juga  Sofia Vergara dan Lewis Hamilton Nikmati Makan Siang Bersama di New York

 

Selain itu, indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE) inti AS meningkat menjadi 3,0 persen dari 2,8 persen, tetap di atas target 2 persen bank sentral. Sentimen lain berasal dari ancaman Presiden AS Donald Trump yang akan mengenakan tarif 10 persen pada impor global selama 150 hari berdasarkan Pasal 122 undang-undang perdagangan AS, setelah Mahkamah Agung (MA) AS membatalkan rezim tarif sebelumnya yang lebih luas.

 

“Pemerintahan kemudian menaikkan tarif menjadi 15 persen, maksimum yang diizinkan berdasarkan undang-undang tersebut, yang meningkatkan kekhawatiran tentang tindakan balasan dan potensi gangguan pada rantai pasokan global. Ketidakpastian mengenai durasi dan cakupan tarif, serta kemungkinan tantangan hukum dan kongres, menambah volatilitas pasar,” ujar Ibrahim.

Baca juga  KPK Panggil Febri Diansyah Terkait Penyidikan Kasus Harun Masiku

 

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak menguat ke level Rp16.818 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.885 per dolar AS.

Pewarta : M Baqir Idrus Alatas

Editor :

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *