MANADO, 30 MARET 2026 – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa tingkat aktivitas Gunung Lokon di Kota Tomohon, masih bertahan pada Level II (Waspada).
Ini berdasarkan hasil pengamatan periode Minggu (29/3/2026), aktivitas vulkanik di gunung setinggi 1580 mdpl tersebut terpantau masih fluktuatif. Penyusun laporan dari Pos Pengamatan Gunungapi Lokon, Alfret Frangky Wenas, menyebutkan bahwa sepanjang hari kemarin, asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih.
“Asap kawah memiliki intensitas tipis hingga sedang dengan ketinggian berkisar antara 5 hingga 25 meter di atas puncak kawah,” tulis Alfret dalam laporan resmi yang dirilis Senin (30/3/2026).
Secara meteorologi, cuaca di sekitar area Tomohon terpantau cerah hingga berawan dengan suhu udara berkisar antara 19–28 °C. Meskipun visual gunung seringkali jelas, data kegempaan menunjukkan adanya aktivitas di bawah permukaan, seperti kegempaan berupa satu kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 17 mm, empat kali gempa Tektonik Jauh dengan durasi hingga 95 detik.
Menanggapi status Waspada ini, PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi ketat bagi warga lokal maupun wisatawan guna menghindari potensi bahaya mulai dari larangan total aktivitas manusia di dalam radius 1,5 kilometer dari Kawah Tompaluan sebagai pusat aktivitas. Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi lahar pada sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Lokon, terutama saat terjadi hujan deras, serta menggunakan masker.
Hingga saat ini, sumber data dari KESDM dan Badan Geologi terus memantau perkembangan aktivitas secara berkala. Masyarakat diimbau untuk tidak termakan isu yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan dari pemerintah daerah serta BPBD setempat. (vero)





