BITUNG, 27 JUNI 2026 – Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara bersama Pemerintah Kota Bitung menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bitung Tahun 2026, kemarin pagi.
Forum ini diselenggarakan sebagai langkah nyata untuk memperkuat sinergi pengendalian inflasi dan ketahanan pangan di wilayah tersebut. Dimana, kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar dan dihadiri Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Sulut Joko Supratikto, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Sulut Reza Dotulung, serta unsur Forkopimda, instansi vertikal, serta seluruh anggota TPID Kota Bitung.
Dalam arahannya, Wali Kota Hengky Honandar menegaskan bahwa sebagai kota maritim, industri, dan pusat distribusi, Bitung memegang peran krusial dalam menjaga kelancaran rantai pasok pangan regional. Dia menyebut bahwa implementasi strategi 4K berupa Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif harus terus diperkuat melalui koordinasi lintas sektor yang responsif dan berbasis data.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Sulut, Joko Supratikto, mengingatkan bahwa ketidakpastian global masih berpotensi memicu lonjakan biaya logistik dan dinamika harga komoditas pangan. “Menghadapi tantangan ini, BI berkomitmen penuh menjaga stabilitas harga guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,”ujar Joko.
Melalui forum ini, Pemkot Bitung menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti rekomendasi HLM demi menjaga stabilitas inflasi dan memperkuat ketahanan pangan daerah sepanjang tahun 2026. (gracey wakary)





