JAKARTA, 13 AGUSTUS 2026 — PT Garuda Gemah Nusantara (GGN) bersama Coca-Cola Indonesia, resmi menyelesaikan rangkaian Festival Sepak Bola Rakyat di lima kota besar Indonesia, yakni Labuan Bajo, Jakarta, Palu, Makassar, dan Manado.
Ajang pembinaan yang berlangsung sejak Desember 2025 ini secara keseluruhan berhasil melibatkan lebih dari 1.700 peserta berusia 16–18 tahun dari 78 sekolah, klub, dan komunitas. Rangkaian festival resmi ditutup di Manado pada 25–27 Juni 2026 setelah menyambangi empat kota lainnya. Selain menghadirkan laga kompetitif, program ini membekali para pemain dan pelatih muda melalui coaching clinic serta coaching seminar.
Sepanjang penyelenggaraannya, acara ini juga menarik lebih dari 4.000 penonton dan menggerakkan ekonomi lokal lewat keterlibatan hampir 30 UMKM. “Bersama dukungan PSSI dan Coca-Cola Indonesia, kami berharap festival ini dapat terus membuka lebih banyak ruang bagi talenta muda di berbagai daerah untuk belajar, bertanding, membangun karakter, dan mengembangkan potensi mereka,” ujar Direktur PT GGN, Rizky Aidi dalam keterangan resminya, yang diterima MANADONES siang tadi.
Sementara Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha Destria, menilai kehadiran festival di berbagai daerah penting untuk membentuk disiplin dan mentalitas bertanding pemain muda usia 16–18 tahun secara merata.
President Director Coca-Cola Indonesia, Eva Lusiana, juag menegaskan bahwa sepak bola merupakan medium inklusif yang efektif untuk menyatukan masyarakat sekaligus membangun karakter generasi muda. “Melihat lebih dari 1.700 peserta muda dari lima kota menjadi bagian dari perjalanan ini merupakan hal yang sangat berarti. Kami berharap pengalaman ini dapat menginspirasi generasi muda untuk percaya pada potensi mereka,” jelas Eva.
Selain tingkat komunitas dan pelajar, Coca-Cola Indonesia juga memperluas jangkauan pembinaan ke tingkat perguruan tinggi melalui Coca-Cola University League yang telah menggelar 98 pertandingan dan mencatatkan lebih dari 6,9 juta tayangan di media digital. (gracey)





