MANADO, 28 SEPTEMBER 2026 – Prestasi gemilang tingkat nasional, kembali dicetak oleh mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.
Kali ini, diajang Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit & Expo 2026 (FEKDI x IFSE 2026) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), dan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), Tim YUDHA AJA Unsrat Manado, berhasil meraih Juara 2 di PIDI DIGDAYA x HACKATHON 2026 kategori Mahasiswa di Jakarta.
Tim yang terdiri dari empat mahasiswa Teknik Informatika Unsrat yaitu Ridho Aditya Rosman Eka Putra (Ketua), Galnoel Peter Rindengan, Ahmad Triadi Julianto, dan Regina Maria Samantha George, menghadikan inovasi bertajuk “YUDHA”. Platform tersebut dirancang untuk mengakselerasi kesiapan kerja SDM Indonesia mengintegrasikan fitur PvP Battle dan analitik kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) guna meningkatkan kemampuan kognitif pengguna.
Ada juga prestasi yang diraih oleh perwakilan Sulawesi Utara lainnya yang ikut di ajang ini, dan mampu meraih Juara 4 KATALIS P2DD kategori Utama KATALIS II atas nama Lufry Franska dari Kota Manado.
“Penghargaan tersebut menjadi bagian dari apresiasi terhadap inovasi dalam percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, sekaligus memperkuat sinergi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, efisien, dan berbasis digital,” tutur Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut, Joko Supratikto dalam siaran pers yang MANADONES terima.
Ajang FEKDI x IFSE 2026 yang berlangsung pada 24–26 September 2026 di JICC Jakarta menjadi panggung kolaborasi antara Bank Indonesia, pemerintah, dan asosiasi industri untuk menjaring talenta digital unggulan. Keberhasilan perwakilan daerah ini membuktikan bahwa potensi pengembangan teknologi berbasis AI dari kalangan mahasiswa di luar Jawa makin siap bersaing di tingkat nasional maupun global. (gracey wakary)






