MANADO, 29 JUNI 2026 – Pemerintah Kota Bitung bergerak taktis dalam menjaga stabilitas harga pangan sepanjang tahun 2026.
Dalam laporan resmi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bitung Tahun 2026, Pemkot tercatat telah mengeksekusi sejumlah program intervensi langsung untuk menekan laju inflasi di masyarakat.
Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, menjabarkan saat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bitung Tahun 2026 digelar pekan kemarin (26/6) di Bitung. Dimana dia menyebut berbagai upaya konkret yang telah dilaksanakan jajarannya, di antaranya pelaksanaan 24 kali Operasi Pasar Murah di berbagai titik strategis. Ada juga penyaluran 2.000 bibit cabai dan 1.000 bibit tomat kepada masyarakat untuk memperkuat produksi pangan mandiri.
“Pemantauan harga dan stok pangan secara berkala serta rapat koordinasi rutin TPID, dan pengawasan ketat terhadap penyaluran minyak goreng subsidi atau Minyakita,”ujarnya. Langkah agresif Pemkot Bitung ini, tambah Honandar mendapat dukungan penuh dari sektor logistik.
Dalam forum HLM TPID tersebut, Perum Bulog memastikan bahwa stok beras dan minyak goreng untuk wilayah Kota Bitung berada dalam kondisi yang sangat aman. Ditambahkan Wali Kota Honandar, sinergi antara aksi lapangan Pemkot Bitung, jaminan pasokan Bulog, serta dukungan bauran kebijakan Bank Indonesia diharapkan mampu menjadi benteng kokoh dalam menghadapi tantangan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat Bitung di tahun 2026.(gracey wakary)





