MANADO – Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek secara tegas menyatakan memperkuat pintu masuk dan keluar menuju ke Singapura di Indonesia, untuk mengantisipasi masuknya cacar monyet atau Mongkeypox.
Menurutnya pada media siang tadi, sejak beberapa hari lalu petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), baik yang ada di pelabuhan dan bandara yang menerima kapal dan pesawat dari Singapura telah siaga. “Telah kami siapkan dan sediakan alat dan petugas kesehatan, untuk melakukan pemeriksaan pada para warga yang menggunakan pesawat dan kapal penyeberangan dari Negara Singapura. Bandara bandara juga kami perkuat,” kata Moeloek.
Dia menerangkan, peralatan yang disiapkan seperti pemeriksaan suhu tubuh telah disiagakan di bandara bandara yang menerima pesawat langsung dari Singapura serta ruang isolasi juga disiapkan. “Bandara seperti Soekarno Hata di Cengkareng Banten, Denpasar, Manado sudah siaga. Begitu juga di Pelabuhan penyeberangan yang ada di Batam. Setiap penumpang yang datang dari Singapura wajib melakukan pemeriksaan suhu tubuh,” tegasnya.
Duta besar Indonesia di Singapura, Ngurah Wasjaya seperti yang dikutip dari CNN Indonesia, menambahkan bahwa hingga kini belum ada warga negara Indonesia (WNI) yang terdeteksi dari oknum warga negara Nigeria ini.
Cacar monyet sendiri terdeteksi beberapa hari lalu oleh seorang waga Nigeria yang kini telah diisolasi di Singapura. Penyakit ini disebabkan karena mengkomsumsi daging hewan yang terinfeksi virus, dan media penularanya adalah air liur dan keringat dari tubuh penderita cacar monyet. (gracey)





