MANADO – Seorang pemandu selam (dive guide), harus mampu mengerti situasi alam sekitar area penyelaman dan kondisi calon peserta penyelaman sebelum melakukan kegiatan penyelaman rekreasi (fun dive).
Jilly sendiri merupakan salah satu dari sekira 62 pemandu selam asal Manado dan Minahasa yang ikut pada uji kompetensi pemandu selam yang digelar bersama oleh Kementerian Pariwisata – Persatuan Pekerja Selam di Indonesia (PPSI) – LSP Pramibdo dan Perkumpulan Pekerja Wisata Selam (PPWS) di Sulawesi Utara (Sulut).

” Sertifikasi ini wajib untuk untuk para pemandu selam di Sulut, karena kemampuan mereka saat menangani para calon wisatawan yang mencintai bawah air dinilai. Kami dari PPWS Sulut berharap kegiatan ini bisa menjadi acuan profesional nya mereka diperkerjaan ini,” kata Bendahara PPSU Sulut, Glen Wantalagi pada Manadones.
Pada sertifikasi ini, para pemandu selam diuji kemampuan dan teknik penyelamatan dalam dunia selam. Tes tertulis dan aksi tindakan dalam air juga wajib diperagakan pada para asesor.
“Tindakan awal untuk penyelamatan mulai dari dalam air, ke permukaan hingga ke darat atau kapal, adalah salah satu syarat untuk bisa lulus dalam uji kompetensi ini,” tambah John Sijabat asesor asal pusat ini, sembari menyebut hampir semua para peserta mampu melakukan tindakan penyelamatan dalam air dengan baik. Bravo. (Gracey)





