MANADO – Bethlehem dikenal dalam dunia pariwisata sebagai pemilik relik suci dan beragam obyek yang tertulis langsung dalam Kitab Suci, Alkitab. Sejarah mencatat, bahwa daerah ini punya peran penting dalam pertumbuhan agama Kristen.
Tidak heran, hampir setiap harinya kota yang terletak di timur tengah dan masuk dalam pemerintahan Palestina ini, menampung ribuan turis dari berbagai negara, yang datang untuk menjalani tour religius yang kebanyakan beragama Kristen.
Belum lama ini, Bupati Minahasa Utara (Minut) Vonnie A Panambunan dan beberapa pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) mendapat undangan khusus dari pemerintah Beit Sahour, Betlehem, yang ditandatangani oleh Mayor Of Beit Sahour, Bethlehem Jehad Khair. Beit Sahour adalah salah satu kota kecil di Betlehem, yang merupakan tempat dimana, malaikat menampakkan diri pada para gembala untuk memberitahukan bahwa Yesus telah lahir.
Bahkan kunjungan ini, juga dilakukan pertukuran pelajar dalam rangka pengembangan ilmu dan pengetahuan serta budaya antar daerah. “Kami merasa terhormat dan bangga dengan perjalanan rohani ini. Pemerintah Kabupaten Minut akan belajar bagaimana cara pengelolaan dan pengembangan wisata religi seperti yanga da di Bethlehem, sangat luar biasa ini jadi inspirasi pemerintahan kami untuk membangun wisata relegi seperti yang telah kami lihat,” ungkap Bupati dalam rilis yang diterima Manadones.
Tidak hanya itu, bupati juga mengajak wali kota di Beit Sahour, Betlehem berkunjung di Minahasa Utara. “Karya Tuhan sungguh luar biasa. Apa yang dicatat di kitab suci itu memang ada dan telah menjadi bagian peradaban dunia serta menjadi sejarah emas di era milenial modern ini, dan semoga pemerintah Beit Sahour bisa berkunjung ke Minut,” tambahnya.(gracey)





