TAHUNA — Untuk memaksimalkan kerja para penyelenggaara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Sulawesi Utara (Sulut), yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe, maka Bawaslu meminta pengamanan pada aparat keamanan di daerah ini.
Tak tangung tanggung, Bawaslu Sangihe meminta aparat untuk melakukan pengamanan melakukan pengamana melekat pada pimpinan dan komisioner nya. Hal ini, terlihat dalam surat permintaan pengamanan melekat, guna pendampingan dalam tahapan pengawasan Pilkada Gubernut dan Wakil Gubernur Sulut. Menurut Kordinator divisi pengawasan dan hubungan antar lembaga, Bawaslu Sangihe, Jemmy Sudin terkait ada empat personil yang di minta, dimerinci tiga personil keamanan nantinya bertugas dalam pengamanan tertutup (pamtup), yang tugasnya melekat pada ketiga komisioner, sementara satu personel bertugas dalam pengamanan tetap di kantor bawaslu. “Permohonan kami ini sudah diproses. Jadi pekan ini, pasti akan dijawab,” ungkap Sudin.
Proses tahapan Pilkada Gubernur di kabupaten kepulauan Sangihe sudah dimulai sejak 26 September lalu dan akan berakhir pada 26 Desember mendatang. (riansengala)





