MANADO — Anjuran untuk diam di rumah, jika tidak ada hal yang mendesak, kemudian menghindari kerumunan, serta wajib menggunakan masker terus didengungkan oleh pemerintah dari pusat hingga ke daerah, tidak terkecuali di Sulawesi utara (Sulut).
Ini, disebutkan sebagai salah satu cara untuk memutus rantai penyebaran Corona Virus Disease -19 atau Covid -19. “Jangan berada di kerumunan atau menciptakan kerumunan, lebih baik menjauhi kerumunan massa. Jaga jarak dan selalu gunakan masker saat kita berada di luar rumah dan rajin mencuci tangan,” kata Satuan Tugas (Satgas) Covid -19 Sulut bagian kehumasan Kepala Biro Pemerintahan Sekretaris Daerah Provinsi Sulut,
Jemmy Kumendong pada MANADONES, melalui rilis berita dari Satgas Covid Sulut, Rabu malam tadi (2/12). Dia juga mengingatkan masih aktifnya penyebaran virus yang wabah awalnya terjadi di Tiongkok pada Januari 2020 lalu.
Kasus positif di Sulut juga, tidak berhenti dan kini telah berada di angka 7.066 warga yang dinyatakan terkonfirmasi positif. Dalam data yang dirili malam tadi dituliskan penambahan 104 warga yang mengidap virus ini. Sementara, warga yang berhasil sembuh, hari kni ada 27 orang hingga total kesembuhan mencapai angka 5.484 orang, sementara yang meninggal dunia dua orang. “Angka kesembuhan Covid 19 di Sulut, kini 77,61 persen dan angka kematian atau Case Fatality Rate nya sebesar 3,49 persen.Untuk, kasus aktif kini sebesar 18,9 %. Mari kita patuhi protokol kesehatan Covid -19,” tambah Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan
Provinsi Sulut, dr Steaven P.Dandel.#mariwaspada #waspadacovid19. (graceywakary)





