MANADO, 17 JANUARI 2021 — Tim Polda Sulut, selain menurunkan tim Brimob untuk tergabung dalam SAR Gabungan Sulut juga mengikutsertakan tim K –9 Ditsamapta.
Anjing pelacak terlatih ini sejak Jumat kemarin (16/1), ikut serta melakukan evakuasi pada para korban bencana di Manado.
Selain personil terbaiknya, Polda Sulut juga menyiagakan RS Bhayangkara sebagai tempat evakuasi jenasah korban bencana alam di Kota Manado.
Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), melalui Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan keprihatinannya dan turut berdukacita atas musibah bencana tanah longsor yang menelan 6 korban jiwa ini. “Keluarga besar Polda Sulut, turut berdukacita atas musibah bencana yang terjadi yang menimbulkan korban jiwa, semoga keluarga diberi kesabaran dan keikhlasan. Tetap waspada bencana,” ujar Kombes Abast pada MANADONES seperti dikutip dalan rilis media Humas Polda Sulut.
Hingga saat ini Polda Sulut dan jajaran terus menyiagakan seluruh Tim SAR dan peralatan bersama unsur terkait, untuk memantau lokasi rawan longsor dan banjir mengingat hujan di beberapa daerah di Sulut masih berlangsung. (humaspoldasulut/graceywakary)




