MANADO, 21 APRIL 2026 – Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, secara resmi membuka pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) tahun 2026.
Pembukaan berlangsung di kampus setempat pada pagi tadi sekira pukul 08.15 WITA. Sambil melakukan pemantauan, Rektor Sompie memberikan peringatan keras kepada seluruh calon mahasiswa maupun orang tua peserta agar waspada terhadap praktik penipuan selama proses seleksi berlangsung. Ia menegaskan agar masyarakat tidak memercayai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. “Jangan percaya, apalagi memberi uang pelicin kepada siapa pun yang menjanjikan kelulusan,” tegas Rektor di hadapan para peserta dan panitia.
Ia menambahkan bahwa kelulusan peserta sepenuhnya bergantung pada kemampuan dan hasil ujian masing-masing individu. Sistem seleksi saat ini telah dirancang sedemikian rupa sehingga tidak memungkinkan adanya intervensi dari pihak luar. “Peserta dinyatakan lulus murni berdasarkan hasil ujiannya sendiri, tanpa dibantu oleh siapa pun,” lanjutnya.
Pada kegiatan yang masuk pada agenda monitoring nasional ini, Rektor didampingi oleh Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik Unsrat, Prof. Ir. Arthur G. Pinaria, MP, PhD, kemudian anggota Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Panitia Nasional Andi Ridwan Makkulawu, serta Segenap jajaran Panitia SNBT Unsrat 2026.
Kehadiran Tim Monev Nasional di lokasi ujian bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh prosedur pelaksanaan UTBK di Unsrat berjalan sesuai dengan standar protokol dan integritas yang ditetapkan secara nasional.
Pelaksanaan UTBK-SNBT di Unsrat dijadwalkan akan berlangsung dalam beberapa sesi dengan pengawasan ketat guna menjamin keadilan bagi seluruh peserta yang memperebutkan kursi di perguruan tinggi negeri kebanggaan Sulawesi Utara tersebut. (gracey)





