TAHUNA, 9 OKTOBER 2021 – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), ke – 112 Kodim 1301/Sangihe yang di laksanakan di Desa Pindang, Kecamatan Manganitu Selatan Kabupaten Kepulauan Sangihe, mendapat sambutan hangat dari 118 Kepala keluarga (kk), yang sebagian besarnya adalah petani nanas.
Ini bukan tanpa alasan, keberadaan program unggulan TNI AD ini membuka akses jalan untuk mempermudah transportasi ke dari dan desa mereka.
Ini dikatakan Kapitalaung Desa Pindang, akses jalan yang dulunya hanya setapak dan amat sulit dilewat kendaraan, kini dibuka oleh anggota Kodim Sangihe yang masuk dalam program TMMD. “Dulunya, kami disini sangat sulit untuk melakukan kegiatan ke area kecamatan, sangat terbatas karena akses jalan yang tidak mumuni. Anak-anak pergi ke sekolah harus berjalan jauh lewati gunung) serta menjual hasil tanah yaitu nanas sangat beresiko,” ungkapnya didampingi Sekertaris Desa (Sekdes) Anatje Makasekehe yang di temui MANADONES.
Lanjutnya lagi, dengan terlaksananya program TMMD ke 112 Kodim 1301/Sangihe di Desanya ini, maka seluruh masyarakat yang ada di pindang sangat terbantukan dan merasakan dampak yang positif.

Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1301/Sangihe, Letkol Arm Lukas Meinardo Sormin juga sangat berterimakasih kepada seluruh masyarakat desa Pindang karena ikut ambil bagian dalam mensukseskan program TMMD ke 112. “TMMD, adalah wujud dari pengabdian TNI bagi masyarakat di sekitar wilayah binaan Kodim 1301 Sangihe, jati diri TNI adalah tentara Rakyat, berasal dari rakyat, berjuang bersama rakyat. Itulah dasar tujuan penting sehingga TMMD di laksanakan,” kata Sormin
Dari data yang di terima MANADONES, Program TMMD Kodim 1301/Sangihe ke 112, di Desa Pindang telah mendekati hasil akhir baik sasaran fisik maupun non fisik.
Untuk pembangunan fisik prasarana transportasi yakni jalan penghubung empat lindongan sepanjang dua kilometer, jalan rabat beton sepanjang 250 meter, dan pembuatan Talut sepanjang 25 meter, juga ada beberapa sasaran tambahan di luar target seperti 400 meter perintisan jalan dan pengecetan dua gereja serta mesjid yang ada di desa pindang. Untuk sasaran non fisik yang terlaksana, yakni penyuluhan bela negara, miras, narkoba, Vaksinasi, pendistribusian beras dari presiden, sumbangan keramik untuk gereja dan kantor kampung. (Ryansengala)





