Liputan Khusus
MANADO, 12 OKTOBER 2021 – Untuk, mendapatkan jalur perbaikan dan pelebaran yang sesuai, dengan daerah aliran sungai alias DAS menuju ke perairan pantai, maka Wali Kota Manado Andrei Angouw (AA), mengundang Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Republik Indonesia (RI).

Pertemuan dengan KPLP, yang merupakan badan penegakan hukum di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan (Kemhub) RI, yang bertugas mengamankan pelayaran di Indonesia ini digelar di Ruang kerja Wali Kota Manado pagi tadi.
Disini, Wali kota AA berdiskusi tentang hubungan pelaksanaan program infrastruktur, khususnya perbaikan dan pelebaran anak sungai dan drainase di Kompleks Asrama KPLP Manado. Pelaksanaan perbaikan infrastruktur ini untuk mengatasi ancaran banjir jika air meluap ketika hujan lebat.

Selain itu, topic yang dibahas adalah perbaikan dan pengembangan dermaga di kompleks Jembatan Soekarno dan Pasar Bersehati Manado.
“Ini harus segera dilakukan, karena kawasan ini juga sangat berpengaruh ke kawasan lain terutama laut kita dan Bunaken,” jelas AA.
Walikota pilihan rakyat ini, kemudian mengarahkan agar kegiatan ini nanti segera terkoordinasi dengan Dinas PUPR Kota Manado.
Apa yang disebutkan oleh Wali kota AA juga mendapat respon dari Kepala Kantor KSOP Manado R Sadeli M, yang hadir dengan didampingi oleh Kasubag TU Roby Koloay SH, Kasi Rachmat Dalu SE MMT, Bagian Perencanaan Deasy Kondorura dan Pengelola Aset Selvi Rondonuwu. (*/graceywakary)





