MANADO, 10 JANUARI 2022 — Pemerintah, melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ottawa tidak tinggal diam, atas meninggalnya salah satu mahasiswi Indonesia asal Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Grace Karundeng di basement tempat tinggalnya di Ontario, Kanada.
Dalam pesan singkat pada editor MANADONES, di media sosial Twitter malam tadi, diterangkan bahwa KBRI Ottawa telah berkordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Toronto, dan pihak berwenang di Provinsi Ontario, Kanada tentang langkah langkah yang diambil. Walau tidak dijelaskan secara spesifik, tentang langkah langkah yang diambil, namun ini menegaskan adanya kehadiran pemerintah RI dalam memantau kasus kematian mantan siswi di MIS ini.
Sebelumnya, pada (9/1) lalu Kawanua yang ada di Kanada heboh dengan berita kematian Grace. Pasalnya, putri dari Audy Karundeng dan Tessie Sanchez, yang tengah menuntut ilmu di Humber College Toronto Kanada, ditemukan tidak bernyawa di basement Richmond Hill, Ontario yang menjadi tempat tinggalnya, serta aparat keamanan Ontario diberitakan sedang melakukan proses penyelidikan dari kematian warga Airmadidi Atas ini. (gracey wakary)





