Program D4 Spesialisasi Energi Terbarukan Kerja Sama Dirjen Pendidikan Vokasi RI – Pemerintah Swiss Resmi Diluncurkan

Kerja sama pemerintah RI dan Swiss di Bidang Pendidikan melalui kehadiran Program D4 Spesialisasi Energi Terbarukan.

MANADO, 5 MARET 2022 – Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi RI, dan Pemerintah Swiss resmi menandatangani perjanjian kerja sama untyuk proyek pengembangan program Diploma 4 Spesialisasi di Semester 7 dan  8 untuk Energi Terbarukan Bidang Solar, Hydro, dan Hybrid, pada (2/3) lalu.

 

Bacaan Lainnya

 

Dalam rilis yang diterima MANADONES dari Humas Politeknik Negeri Manado (Polimdo), diterangkan bahwa dukungan Pemerintah Swiss mencakup pengembangan kurikulum dan modul pelatihan, pengembangan kapasitas dosen dan pranata laboratorium pendidikan, penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, program magang, dan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

 

 

Tidak ketinggalan juga, penjelasan mengenai proyek hibah asistensi teknis dan peralatan laboratorium yang didanai oleh Swiss State Secretariat for Economic Affairs SECO, yang dilaksanakan oleh GFA Consulting Group hingga Juni 2025 mendatang yang meliputi empat politeknik percontohan yaitu Politeknik Negeri Bali, Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Manado, dan Politeknik Negeri Ujung Pandang.

 

 

“Kerja sama ini, memiliki target untuk menghasilkan 450 lulusan Diploma 4, dengan gelar Sarjana Teknik Terapan, khusus di bidang pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS dan pembangkit listrik tenaga air PLTA,” jelas Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi, Dirjen Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI Dr Beny Bandanadjaja ST MT.

Baca juga  Lima Mahasiswa Polimdo Lulus Seleksi IISMAVO Kemendibud Ristek RI

 

 

Dia juga mengungkapkan, proyek ini sangat mendukung program prioritas Pemerintah Indonesia terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan vokasi serta program transisi energi Indonesia, menuju bauran energi yang lebih bersih dan net zero emission pada tahun 2060.

 

 

“Melalui proyek ini yang dilaksanakan di empat politeknik negeri terpilih, kami berharap dapat dilakukan yang sama di politeknik lainnya di berbagai provinsi di Indonesia, terutama di Indonesia bagian timur di mana pengembangan energi terbarukan akan semakin digencarkan,” terangnya.

 

 

Sementara itu, pimpinan pelaksana proyek Renewable Energy Skills Development (RESD) untuk RI Martin Stottele menyebutkan, melalui proyek RESD yang melibatkan beberapa ini diharap dapat meluncurkan program studi Diploma 4 Spesialisasi (Semester 7 & 8) Energi Terbarukan Bidang Solar, Hydro, dan Hybrid pada tahun 2022 ini di lima politeknik, yaitu 4 politeknik di bawah Kemendikbudristek dan PEM Akamigas di bawah Kementerian ESDM.

Baca juga  ECNO POVA 2 si Mobile Gaming Hadir dengan Harga Rp2 jutaan

 

 

Program spesialisasi D4 disini dituturkannya, adalah program pendidikan bagi lulusan Diploma 3 teknik atau yang telah menambil semester 6 dari program studi Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil untuk mengambil program 1 tahun (semester 7 dan 8) peminatan energi terbarukan dan mendapatkan gelar Sarjana Teknik Terapan.

 

 

Pelaksanaan proyek ini, diperkuat juga dengan pendampingan dari lembaga pendidikan di Swiss, termasuk Swiss University of Applied Sciences dan Swiss Federal Institute for Vocational Education untuk memberikan masukan best practices di bidang vokasi dan kerja sama industri.

 

 

“Tujuan utama dari proyek RESD ini, adalah menciptakan tenaga kerja yang kompeten di bidang perencanaan, desain, pembangunan dan pemasangan, inspeksi dan commissioning, supervisi, pengoperasian dan pemeliharaan PLTS, pembangkit listrik hybrid surya diesel, dan PLTA,” urainya sembari menambahkan, melalui penciptaan program D4 peminatan energi terbarukan di 5 politeknik RESD negeri, dan  peluncuran program pelatihan energi terbarukan di 5 lembaga pelatihan kerja, serta penguatan pertukaran informasi dan komunikasi di sektor energi terbarukan di Indonesia. (graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *