Yohanes Palandeng jadi Raja Sprinter Nyiur Melambai usai Bukukan 11,03 Detik di Kejurda PASI Sulut

Yohanes Palandeng asal Minut yang menjadi manusia tercepat Sulut di Kejurda Atletik PASI di Stadion Maesa Tondano Minahasa Maret lalu, dengan cataan waktu 11,03 detik.

TONDANO, 25 MARET 2022 — Sprinter asal Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Yohanes Palandeng mengukir waktu tercepat di ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik yang digelar oleh Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sulawesi utara (Sulut), di Stadion Maesa Tondano, Kabupaten Minahasa, sore tadi untuk nomor final di 100 meter putra.

 

Bacaan Lainnya

Tampil percaya diri, sejak di heat awal hingga ke final membuat anak asuh tim Minut ini memmbukukan waktu yang spektakuler dengan mampu meraih 11.03 detik. “Start saya kurang begitu pas. Hasil ini luar biasa, ini menjadi cambuk untuk lebih baik lagi kedepannya,” kata pemuda yang baru berusia 17 ini.

Baca juga  Selamat Jalan Ibu Ani

 

Usai final nomor 100 meter, Palandeng di lintasan satu jadi jawara, kemudian wakil Bitung di lintasan 3 sebgai juara kedua dan lintasan lima yang juga wakil Minut sebagai jawara ketiga.

Diposisi kedua, diraih pelari asal Kota Bitung Riski Pakaya yang mencetak waktu 11.18, dan posisi ketiga di raih oleh sprinter asal Minut lainnya, Sterimon Mandagi dengan catatan 11.25.

 

“Ini sebuah kebanggaan, kita masih memiliki waktu untuk memoles para atlet junior  untuk ke kejuaraan nasional dan jadi wakil Indonesia. Saya percaya ini bisa kita lakukan. karena hasil yang diraih Palandeng dan teman temanya sudah bisa bersaing di nasional,” Ketua PASI Sulut Jemmy Mokolensang didampingi Ketua Panitia Kejurda Atletik PASI Sulut 2022, Alfius Kantohe.

 

Optimistis, juga dikatakan oleh duo bersaudara yangpernah merajai dunia atletik nasional dan Asia Tenggara, Dr Hendrik — Herman Mandagi. Yang menyebut semakin banyak kegiatan ini,akan memacu para atlet untuk mempertajam waktu mereka.

Baca juga  Nangoi Raih Perunggu AODKC 2022

 

 

Sementara itu, menurut Sekretaris PASI Sulut, Nitje Durant kejuaraan yang digelar kali ini adalah kejuaran kedua kalinya sejak kepemimpinan Jemmy Mokolensang sebagai Ketua PASI Sulut. “Ini adalah Kejurda atLETIK Kelompok umur di bawah 20 tahun. Memang target kami adalah mencari para atlet junior untuk persiapan PON dan kejuaraan nasional serta internasional sesuai arahan PASI pusat,” kata mantan ratu atletik Indonesia asal Amurang, Minahasa selatan ini pada MANADONES. (graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *