Baru 29 Hari Bekerja Bupati dr Rinny Tamuntuan sudah Lakukan Lima Aksi yang Luar Biasa

Pj Bupati Sangihe dr Rinny Tamuntuan bersama Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Ketua TP -- PKK Sulut Ir Rita Dondokambey Tamuntuan, serta Ketua DPRD Sulut Fransiskus Andy Silangen yang juga asalah suami terkasih dari Pj Bupati.

TAHUNA, 20 JUNI 2022 – Resmi, dilantik oleh Gubernur Olly Dondokambey berdasarkan SK Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sebagai Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe pada 22 Mei lalu, dr Rinny Tamuntuan langsung action bekerja.

 

Bacaan Lainnya
Gubernur Olly Dondokambey saat melantik dr Rinny Tamuntuan sebagai Pj Bupati Sangihe, 29 hari lalu.

Tidak tanggung tanggung, Kepala Dinas Sosial Pemprov Sulawesi utara (Sulut) ini, langsung melakukan konsolidasi dengan semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan pemerintahan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

Tidak hanya itu saja, di hari pertamanya bekerja, Bupati Riny juga melakukan pertemuan dengan para media massa untuk sama sama satu visi, dan memberikan masukan atau kritik, selama dirinya bekerja.

 

Tidak ketinggalan aksinya ke pusat, alias melakukan lobi lobi ke Pemerintah Pusat, untuk pembangunan maupun kesejahteraan masyarakat di kawasan yang berbatasan dengan negara tetangga Philipina.

 

melobi 5 ribu unit lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) untuk desa tertinggal yang ada di Sangihe.

Yang pertama aksi birokrasi ke pusat, dari istri terkasih dari Ketua DPRD Sulut Fransiskus Andy Silangen ini, adalah melobi 5 ribu unit lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) untuk desa tertinggal yang ada di Sangihe.

 

PJU-TS ini merupakan hibah kerjasama Pemerintah Kabupaten Sangihe dengan Lembaga Pengelola Proyek Forum Budaya Dunia Heritages (LPP FBDH), yang telah ditandatangani pada Jumat (03/06/2022) di Gedung The Vida Jakarta Barat.

Baca juga  Amankan Kawasan Embuhanga Bupati Sangihe Kunjungi BWS Sulawesi I Dirjen SDA Kementerian PUPR

 

Kemudian kedua, Bupati Rinny  juga menyembangi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di Jakarta, sekaligus melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI dr Maxi Rein Rondonuwu DHSM MARS.

 

Melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI dr Maxi Rein Rondonuwu DHSM MARS yang merupakan koleganya sesam dokter dari Unsrat, untuk mendapatkan tambahan pembangunan bangunan medis untuk rakyat Sangihe.

Pada pertemuan tersebut, Tamuntuan meminta penambahan infrastruktur serta sarana prasarana kesehatan diantaranya, Pembangunan Rumah Sakit Pratama di Kecamatan Manganitu Selatan, Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk penguatan peran puskesmas di Sangihe serta beasiswa untuk Tenaga Kesehatan yang berprestasi.

 

“Memang Sangihe sudah memiliki Rumah Sakit Pratama di Wilayah Tabukan Utara, tapi untuk Wilayah Sangihe Selatan perlu juga mendapat fasilitas yang sama untuk penanganan pasien yang harus dirawat inap dan perlu mendapatkan penanganan cepat,” ucap Penjabat Bupati yang berlatar belakang pendidikan dokter.

 

Ketiga, pada Minggu (5/6) lalu, Bupati ramah ini bertemu dengan Sekretaris Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos RI Salahuddin Yahya dan Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial RI di Gedung Balai Rehabilitasi Sosial PDSN Kemensos RI Tumou Tou Manado.

 

Bupati ramah ini, bertemu dengan Sekretaris Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos RI Salahuddin Yahya dan Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial RI.

Dan beberapa hal yang menjadi permintaan Tamuntuan yang disetujui diantaranya, Hari Anak Nasional Tahun 2022 akan dilaksanakan di Kabupaten Sangihe dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI akan melaksanakan Kegiatan-Kegiatan Bakti Sosial.

Baca juga  Wakil Menteri Perdagangan RI Undang Bupati Jabes Hadiri Mou di Manado

 

“Selain itu juga Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial berkomitmen akan membantu Pemkab Sangihe khususnya Wilayah Perbatasan Kecamatan Kepulauan Marore melalui Program Pemberdayaan Sosial Wilayah Perbatasan,” kata bupati perempuan ini.

 

Aksi lobi kepusat yang keempat dilakukannya pada Jumat (17/6) lalu, birokrat ini melakukan audiensi bersama Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI Drs Muhammad Syarif Bando MM di Kantor Perpusnas RI.

 

Bupati Rinny juga melakukan audiensi bersama Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI Drs Muhammad Syarif Bando MM di Kantor Perpusnas RI.

Dalam kesempatan tersebut, Tamuntuan menyampaikan permohonan kepada Kepala Perpusnas untuk dapat memberikan bantuan berupa pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah yang baru beserta dengan fasilitasnya kepada Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

“Perpustakaan Daerah sangatlah penting demi pengembangan Literasi Masyarakat di Garda Terdepan NKRI dan saya meminta dukungan dan doa masyarakat demi Kabupaten Kepulauan Sangihe yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

 

Dan yang kelima, sempat viral hingga ke media sosial, tak lain soal Keluhan Aparat Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Sangihe terkait lambatnya pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bulan Januari sampai April sudah terjawab, padahal perjuangan Bupati Tamuntuan ini dilakukan baru sepekan ia menahkodai Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

“Tidak mungkin kan, kita mau tuntut ASN bekerja maksimal tapi hak mereka kita tidak penuhi,” tegas Rinny ketika melakukan tatap muka dengan jajaran ASN Sangihe belum lama ini. (Advetorial/Ryansengala)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *