MANADO, 19 JUNI 2022 – Gregorius Tonny Rawung, malam tadi resmi menjadi Ketua Umum dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Sulut periode 2021 — 2025, setelah dilantik langsung oleh Mayjend TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto yang adalah Ketua Umum Pengurus Besar (PB) POSSI.

Dalam kegiatan seremoni yang juga serangkaian dengan dikukuhkannya 28 penyelam sebagai pengurus Pengprov POSSI Sulut ini, Purwanto mengingatkan tentang pentingnya pembinaan atlet sejak dini, untuk mendukung program olahraga nasional dia menyebut keberhasilan tim selam di Sea Games Vietnam lalu, harus mampu memberi semangat dan cambuk untuk semua pegurus POSSI di Indonesia termasuk Sulut.
Purwanto, yang dikenal juga sebagai Komandan Korps Marinir (Dan Kormar), ikut melantik 34 penyelam andalan Sulut, sebagai pengurus inti Pengprov Sulut mendampingi Rawung. “Sulut punya Bunaken, maka Sulut juga harus punya atlet hebat untuk hadir di kancah internasional,” katanya, serta menyentil tentang keberadaan sarana latihan para atlet daerah, terutama keberadaan kolam latihan selain laut.
Harapan tinggi pun disampaikan oleh Ketua Umum KONI Sulut, melalui Ketua Hariannya Kolonel Inf Theo Kawatu, yang menyebut peningkatan prestasi di cabor Selam selam PON, amat menjanjikan. “Peningkatan raihan medali juga baik. Dari PON Bandung yang hanya satu medali perunggu, dan di PON Papua makin baik dengan satu perak dan perunggu. Kami yakini, prestasi ini akan lebih baik melalui pembinaan yang berkelanjutan,” terangnya.

Rawung sendiri dalam sambutannya, sepakat untuk terus melakukan pembinaan dari usia dini, serta aksi menjaga lingkungan laut melalui konservasi juga jadi prioritasnya.
Pengusaha yang malang melintang di dunia politik ini, juga menyebut akan kembali berusaha menjadikan Sulut sebagai tuan rumah yang baik dari kegiatan nasional dan internasional.
Dengan pelantikan ini, Rawung resmi menjadi Ketua POSSI Sulut ketiga kalinya. Dimana di bawah kepemimpinannya, ada tiga kegiatan Kejuaraan Nasional (kejurnas) Selam yang berhasil digelar di Manado, dan aksi pemecahan rekor dunia selam yang tercatat dalam Guinnnes World Records (GWR) pada 2019 lalu. (gracey wakary)





