MANADO, 20 SEPTEMBER 2022 – BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Cabang Kotamobagu, kemarin siang menyalurkan secara simbolis dari manfaat program Jaminan Kematian (JKm) sebesar Rp42 juta, ada masing-masing dua ahli waris, di desa Salongo dan desa Sinandaka Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel)
Penyaluran, yang digelar di desa Salongo dan desa Sinandaka ini, dilakukan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kotamobagu Syafril, Kepala Dinas Koperasi UKM Transmigrasi dan Tenaga kerja Bolsel Muh Basri Sutrimo, dan disaksikan oleh perangkat desa setempat, diserahkan pada dua ahli waris manfaat program JKm. “Ini, adalah program kerja sama antara pemerintah daerah dengan BPJS Ketenagakerjaan. Yang bertujuan, melindungi masyarakat yang kami namakan program Berkah untuk melindungi masyarakat Petani dan Nelayan,” kata Sutrimo.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kotamobagu Syafril, selain mengucapkan turut berduka cita, juga menyampaikan bahwa, dalam proses pencairan manfaat JKm, ahli waris tidak dipungut biaya apapun dan seluruh manfaat langsung ditransfer ke rekening ahli waris.
Saat ini, disebutkan juga bahwa Pemerintah Kabupaten Bolsel, telah mendaftarkan masyaratnya menjadi peserta BPJamsostek melalui program Berkah sebanyak 7.225 pekerja rentan yang terdiri dari masyarakat yang bekerja sebagai petani dan nelayan.
Selain pekerja rentan Pemda Bolsel juga mendaftarkan 1.434 non ASN dan 1.154 aparat desa, sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan dalam dua program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jainan Kematian (JKm) tambah Syafril.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Utara Sunardy Syahid menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Bolaang Mongondow Selatan atas perlindungan kepada para pekerja rentan di wilayah Bolaang Mongondow Selatan. “Ini, bukti hadirnya negara dalam masyarakat, manfaat santunan yang diberikan kepada ahli waris pekerja ini semoga bisa berguna untuk keluarganya,” tutup syahid. (graceywakary)





