MANADO, 26 JULI 2023 – Mahasiwa, dan mahasiwi Universitas Manado (Unima), yang tergabung dalam Manado State University Choir (MSUC), tampil menawan di SAMA International Choral Festival yang digelar di Colombo, Sri Lanka sejak 24 Juli hingga 30 Juli 2023.
Festival ini, adalah kolaborasi paduan suara antaragama dan musisi paduan suara yang bertujuan untuk merayakan persatuan dan harmoni di tengah keragaman agama dan budaya. “Hadirnya MSUC, jadi potret toleransi dan kerukunan umat beragama di Sulut untuk dunia,” kata Ketua MSUC Eduard Waturandang didampingi Sekretaris MSUC Lady Kimbal, dan Bendahara MSUC Fienny Langi dalam siaran pers MSUC pada MANADONES.
Dia menyebut, kehadiran MSUC di festival ini adalah mengaungkan suara perdamaian untuk memperkuat persatuan serta harmoni antaragama dan budaya di dunia. “Kami ingin dunia mencintai perdamaian melalui SAMA International Choral Festival ini,” tambah Kimbal dan Langi. Selain itu, disebutkan mereka, MSUC tampil dalam konser “An Nur”, 24 Juli 2023 lalu di Akbar Brothers Auditorium bersama paduan suara dari berbagai denominasi agama, seperti Islam, Kristen, Hindu, dan Budha. MSUC juga, berkolaborasi dengan paduan suara lainnya menciptakan harmoni suara indah, bersama PS Voices21 dari USA. Serta, pada 25 Juli 2023 MSUC juga tampil dalam konser Voices for Peace, di Hotel Shangri-La Colombo. Kemudian pada 30 Juli 2023, MSUC akan turut serta dalam Celebrating SAMA, di Lionel Wendt.
SAMA International Choral Festival 2023, di disutradarai oleh Prof Andre De Quadros dari Boston, AS dan diprakarsai oleh Haadia Galely dari Sri Lanka, yang bersama dengan musisi dan pendukung musik yang berpikiran sama di seluruh dunia menciptakan Muslim Choral Ensemble yang telah tampil sejak 2019. Keistimewaan SAMA International Choral Festival 2023, adalah integrasi dari empat paduan suara internasional yaitu MSUC, Voices 21C (USA), World Muslim Choral Ensemble dan Muslim Choral Ensemble Sri Lanka.
Festival Paduan Suara Internasional Sama 2023 diluncurkan di Sri Lanka pada tanggal 23 Juli, dengan pertunjukan dan interaksi drum informal awal dengan mahasiswa dan akademisi Universitas Seni Visual dan Pertunjukan. Tamu istimewa di interaksi universitas adalah Alireza Shahini profesional Drumming Iran terutama drum tradisional kuno budaya Iran, Tombak dan juga Daf yang sangat populer, dan pemain perkusi Sri Lanka Rakitha Ruwan Wickramaratne, pendiri dan pemimpin Naadro. (graceywakary)





