28 Siswa-siswi SMA dan SMK di Tahuna Masuk IGD RS Liung Kendage

Siswa yang menjadi korban dehidrasi dan sesak napas akibat lomab gerak jalan diTahuna, kemarin.

TAHUNA, 16 AGUSTUS 2023 – Sebanyak 28 siswa siswi SMA dan SMK di Tahuna, yang menjadi peserta kegiatan lomba gerak jalan dalam rangka HUT ke—78 RI, dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Liung Kendage Tahuna kemarin  sore.

 

Bacaan Lainnya

Dari berbagai informasi yang dihimpun MANADONES sejak malam hingga pagi tadi menyebutkan, para siswa siswi ini dilarikan ke RS karena diduga mengalami dehidrasi, sesak napas dan pingsan saat kegiatan yang digelar siang kemarin pada pukul 14.00 Wita. Kuat dugaan, para siswa tidak kuat dengan teriknya panas pada saat kegiatan lomba yang mencapai 30 – 31 derajat Celcius.

Baca juga  Prabowo Berangkat ke Pelantikan Presiden Gunakan Mobil Dinas Kemenhan

 

Dari pantauan pagi tadi di RS Liun Kendage Tahuna, 28 siswa siswi ini, masih menjalani perawatan di IGD, ditemani para guru dan orang tua serta sejumlah teman sekolah yang ikut dalam lomba tersebut. “Kami heran kenapa lomba gerak jalan ini harus dilaksanakan pada jam 2 siang , sementara ada peringatan cuaca seluruh dunia semakin panas,” kata Kina orang tua dari salah satu murid didampingi  beberapa orang tua murid dengan nada kesal.

 

Bahkan para guru pendamping yang ikut mendampingi siswa ke rumah sakit pun mengeluh dengan waktu yang ditentukan panitia karena situasi dan cuaca yang tidak memungkinkan. “Selain cuaca yang panas, rute yang ditempuh sangat jauh mengakibatkan anak-anak dehidrasi dan kelelahan karena berlomba di tengah panas terik. Ini kegiatan baik, namun sayangnya, panitia pelaksana kegiatan tidak bijaksana. Kenapa harus jam 2 siang, akan lebih baik jika dilaksanakan pada pagi hari atau sore di saat cuaca sudah tidak terlalu panas,” ungkap  sejumlah guru yang di temui di RS Liung Kendage Tahuna.

Baca juga  Pecinta Otomotif Sulut Jangan Lewatkan Honda Fashionverse Exhibition

 

Sejumlah orang tua dan guru juga berharap agar pihak kepolisian dapat mempertimbangkan izin kegiatan jika lomba seperti ini dilaksanakan pada siang terik. “Sebaiknya kegiatan seperti ini dilaksanakan pada pagi hari agar peristiwa ini tidak terjadi lagi,” tambah Max  warga Tahuna. (Ryansengala)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *