TAHUNA, 30 AGUSTUS 2023 – Kejuaraan sepakbola Dandim Cup yang sementara berjala di Tahuna berlangsung seru dan meriah, namun kegiatan ini mendapat sorotan dengan aksi dari wasit J Kondoahi saat memimpin pertandingan antara Youngshoot FC melawan SFL A.
Aksi Kondoahi adalah memberikan kartu merah pada pelatih Youngshoot FC, Kaim Mabiang, adalah sikap arogan dari wasit. “Saya protes, dan menendang dus air mineral, wasit datang menghapiri saya dan langsung memberikan kartu kuning. Saya mengeluakan kata, keluarkan saja semua kartu yang ada di saku, kemudian si wasit itupun mengeluarkan kartu merah. Tapi saya tidak mendorongnya, nanti setelah saya diberikan kartu merah saya mendorongnya, ini karna emosi,” kata Kaim Mabiang
Dirinya berharap agar setiap wasit yang memimpin pertandingan Dandim Cup 2023 untuk lebih profesional, dan pengawas pertandingan dapat mengevaluasi kembali setiap wasit yang di tugaskan memimpin pertandingan, serta memperhatikan aturan FIFA, salah satunya adalah wasit yang bertugas di lapangan batas usiannya 45 tahun. “Sedangkan wasit Kondoahi sudah berusia diatas 50 tahun,” kata Coach Mabiang.
Sementara itu Jurilius Kondoahi ketika di Konfirmasi mengatakan, pemberian kartu kuning dikarenakan pelatih Youngshoot melakukan protes berlebihan dan menuntut wasit harus memberikan kartu kuning terhadap pemain SFL A. “Pelanggaran yang dilakukan belum bisa dihukum dengan kartu kuning, ini menyangkut intepretasi keputusan wasit. Tetapi kemudian pelatih melakukan tindakan mendorong wasit. Makan wasit mengusir pelatih dengan memberikan kartu merah,” kata Kondoahi, sembari juga menjelaskan menyangkut segala keputusan di lapangan yang dipakai adalah Intepretasi wasit dan bukan pelatih atau siapapun. (Ryansengala)





