Diskusi Publik Polimdo dan Anggota Konsorsium PTPPV di Sulut akan Bahas Dua Tujuan ini

Koodinator Humas sekaligus sebagai ketua tim penerimaan mahasiswa baru ta 2024 di Polimdo, Stevie Kaligis SE Ak MM CA.

MANADO, 4 NOVEMBER 2023 – Gelaran Diskusi Publik yang akan digelar oleh Politeknik Negeri Manado (Polimdo) dan Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar), serta Akademi Komunitas Mapanawang Manado yang tergabung dalam Konsorsium Konsorsium Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV) di Sulawesi Utara (Sulut), akan  membahas tentang potensi, keunggulan serta program prioritas Nyiur Melambai.

 

Bacaan Lainnya

Dalam keterangannya pada MANADONES, Ketua tim diskusi ini, Stevie Kaligis SE Ak MM CA menjelaskan, ada dua tujuan yang akan dicapai dari kegiatan yang dihadiri oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Direktur Polimdo Mareyke Alelo MBA, Dirjen Pendidikan Tinggi Vokasi Kemendikbudristek, Direktur MITRAS DUDI, Kemendikbudristek, Kementerian Koordinator Bidang PMK, Direktur Fasilitas Riset Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Ketua KADIN Sulut.

Baca juga  Masyarakat Diminta Stop Sebarkan Video Pencabulan terhadap Anak

 

Pertama, tujuan umum, yaitu adalah terbentuknya model ekosistem yang dituangkan dalam policy brief sebagai acuan dalam menentukan klasterinovasi berdasarkan pada potensi dan agenda prioritas pembangunan daerah melalui kemitraan, sinergis antara Satuan Pendidikan Vokasi dengan Pemerintah Daerah yang diselaraskan dengan kebutuhan DUDI. Kedua, tujuan khusus yang terbagi dalam tiga hal yaitu pertama tersusunnya strategi untuk menyelaraskan supply dan demand tenaga kerja, local skills yang erat dengan kekhasan daerah, dan critical occupations dengan penyiapan skills masa depan dari lulusan pendidikan vokasi yang komprehensif berdasarkan potensi sumber daya ekonomi di daerah yang menjadi target program dalam bentuk workforce planning.

 

Kedua, tersusunnya model ekosistem melalui rencana strategis riset dan inovasi, serta meningkatnya kuantitas dan kualitas riset terapan (applied research) yang berbasis pada keunggulan dan potensi daerah/wilayah, dalam bentuk innovation planning. “Dan ketiga, meningkatnya kuantitas dan kualitas kemitraan, interaksi, peran dan komitmen, serta partisipasi Pemerintah Daerah, DUDI, dan pemangku kepentingan strategis di daerah/wilayah target terhadap implementasi kebijakan dan program prioritas pendidikan vokasi,” jelas Kaligis yang dikenal juga sebagai dosen sekaligus Kordinator Humas Polimdo. (graceywakary)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *