Mahasiswa Adu Kreatif di Dies Natalis ke—36 Polimdo

Pisang Gemoy dengan rasa nikmat yang dibanrol mulai dari Rp10 ribu hingga Rp18 ribu unjuk aksi sebagai bagian dari Wirausaha Merdeka Polimdo, di Dies Natalis Polimdo lalu.

MANADO, 6 NOVEMBER 2023 – Kawasan Gedung Kampus utama Politeknik Negeri Manado (Polimdo), terlihat bebeda dari hari biasanya.

 

Bacaan Lainnya

Sebanyak 50 stand, terlihat berjajar rapi dengan isi aneka ragam karya tangan para mahasiswa dari jurusan Administrasi Bisnis, Akuntansi, Pariwisata dan teknik Elektro Polimdo, yang masuk dalam Wira Usaha Merdeka, binaan kampus vokasi terbaik di Nyiur Melambai ini. Rerata yang ditampilkan hampir 80 persen adalah wira usaha kuliner seperti Pisang Gemoy dengan dua rasa coklat dan tiramisu, ada juga Puding Enjoy dengan rasa jagung dan coklat yang menggoda. Selain itu, ada juga Dimsum Oyen yang tak kalah nikmat yang di banrol hanya sekira Rp5 ribu setiap bijinya, hadir juga Cofffe Shake yang tampil lengkap dengan skuter kerennya.

Baca juga  Peneliti Politik: PDIP dan PKS Harapan Terakhir jadi Parpol Oposisi

 

Kerajinan tangan dengan bentuk aneka pot bunga sebagai hiasan ruangan, kerajinan berupa gelang, kalung, dan keramik-keramik untuk hiasan Natal, bisa dengan mudah ditemui disini selama lima hari kedepan. Layly Alfisyahri Katey, salah satu peserta wirausaha merdeka saat diwawancarai  menyebutkan usaha yang dibuat oleh kelompoknya adalah, kerajinan untuk  pajangan ruangan.

 

Olahraga pagi juga dilakukan menyambut kegiatan Dies Natalis Polimdo ke –36, nampak Direktur Polimdo dan para pimpinan serta staf ikut dalam kegiatan sehat ini.

“Memilih membuat pajangan ruangan seperti pot bunga yang terbuat dari tanah liat ini, dikarenakan banyak anak muda yang kurang terinspirasi membuat hal-hal itu dari alam, melainkan ingin memilih hal yang lebih instan,” terang Layly yang saat itu ditemani rekannya Veren Soepaat, Intan Tololiu, Divania Kaeng, dan Glendy Waney, yang menamakan produk mereka, Krasa Art, sembari menyebut kerajinan yang mereka hasilkan  adalah hasil bimbingan dari kelompok perajin di Desa Polutan Minahasa.

Baca juga  43 Mahasiswa dari 20 PT se-Nusantara Resmi Gabung dan Belajar di Polimdo

 

Sebelumnya, para mahasiswa dan dosen juga melakukan aksi olahraga bersama, peragaan busana hingga atraksi tradisional khas Sulut. “Kegiatan ini, dalam rangka Dies Natalis Polimdo ke 36 tahun. Para mahasiswa disini kami berikan kesempatan berekspresi dengan karya mereka sesuai dengan apa yang mereka terima,” tutur Wakil Direktur Polimdo Bidang Kemahasiswaan, Selvie Kalele SE MSi pada MANADONES. (gracey wakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *