MANADO, 28 APRIL 2024 – Menyelam, menjadi salah satu hobi mengasikan sekaligus menyehatkan bagi Andry Prasmuko, yang kesehariannya dikenal sebagai Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Sulawesi utara (Sulut).
Ayah dari dr Aisyah ini, memang pecandu berat olahraga ekstrem sejak 2023 lalu, selain olahraga lari dan sepeda. Saat ditemui MANADONES, Prasmuko mengakui satu keluarganya kini menjadi penggemar olahraga air, mulai dari sang istri, dan kedua putra putrinya. “Kami semmua sudah memiliki sertifikat menyelam, Mahangetang menjadi spot selam terjauh yang kami sekeluarga nikmati,” kata mantan Deputi BI Kpw Jawa Tengah ini.
Namun dari semua area selam telah dinikmatinya, Prasmuko menyebut Taman Laut Bunaken masih menjadi spot yang selalu menarik walau telah dikunjunginya berkali berkali. Menurutnya, Bunaken sangat unik dan indah dari kacamatanya sebagai pecinta alam, tanpa kamera bawah laut. Dia juga menyebut, salah satu predator laut yang dulunya hanya dilihatnya di televisi, hiu ekor putih kini bisa dilihat secara langsung, saat dirinya menyelam di Bunaken. Selain itu, Bunaken disebutnya sebagai rumah bagi aneka penyu sisik dan penyu hijau yang diduganya telah berusia lama karena memiliki ukuran besar sekira satu meter. “Hiu dan penyu yang sering saya temui, ada di celah celah atau asik melewati kami saat menyelam di kedalaman 20 meter di Bunaken, itu sensasi yang luar bisa, melihat ciptaan Tuhan, hari saya seperti di restart lagi untuk menkmati hari berikutnya dengan rasa syukur,” ungkapnya.
Tidak heran, pria kelahiran Jawa Timur (Jatim), dari keluarga aparat pertahanan ini, mengungkap tiga spot andalannya di Bunaken yang tak pernah bosan dikunjunginya. Berikut ketiga area unggulan dan menjadi fovoritnya.
- Lekuan satu

Di kenal sebagai salah satu spot selam yang paling banyak dikunjungi oleh para pecinta fotografi bawah laut, dan para penyelam pemilik sertifikat dua bintang atau yang disebut sebagai advance. Area ini, identik dengan wall dan aneka koral yang berukuran besar dan amat mudah menemui berbagai ukuran penyu hijau dan penyu sisik yang asik beristirahat atau sedang menikmati koral yang menjadi salah satu menu mereka, mulai di kedalaman lima meter. Disini juga sering ditemui kelompok hiu yang sedang melintas dikedalaman mulai dari 20 meter.
- Lekuan dua

Hampir sama dengan Lekuan satu, area ini bisa disebut area selam yang memiliki corak yang hampir sama, yang bedanya di Lekuan dua sering tiba tiba mendapatkan arus yang membuat penyelam harus mengubah arah selamnya. Namun karakteristiknya juga menarik, yaitu sama sama memiliki wall dengan aneka koral berwarna warni dan tentunya penyu juga mudah ditemui disini, jika beruntung kadang disini juga sering terlihat kawanan Eagle Ray yang melintas selain white tip shark atau si hiu ekor putih.
- Fukui

Bagi Prasmuko, area ini sangat unik karena tidak langsung menemukan wall,tetapi aneka agropora yang membuat para penyelama tidak langsung grogi saat bertemu dengan area selam seperti ini, dibanding dua area diatas. Fukui juga memiliki keindahan dan aneka biota menarik, yaitu kumpulan Napoleon yang bisa disaksikan melalui aneka koral kerasnya di kedalaman delapan meter.
Itulah, area unggulan versi Prasmuko saat menyelam disalah satu surga bawah air yang ada di Sulawesi utara. Bagaimana dengan kalian, apakah sudah memiliki area favorit menyelam? (graceywakary)




