Delapan Hal Ini Diurai SAFEnet di Workshop FJPI di Manado

Para jurnalis dipandu oleh Asseanty Pahlevi dari SAFEnet membawakan materi tenang Memahami dan Menyikapi KBGO.

MANADO, 28 JUNI 2024 – Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI), terus melakukan penguatan bagi para jurnalis perempuan di daerah melalui kegiatan positif.

 

Bacaan Lainnya

Seperti yang dilakukan pada hari ini di Manado, FJPI menggandeng Southeast Asia Freedom of Expression Network atau SAFEnet memberikan penguatan melalui workshop “Stop Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) untuk Jurnalis Perempuan”, selama dua hari pada 15 Jurnalis di Sulawesi utara (Sulut). Para jurnalis dipandu oleh Asseanty Pahlevi dari SAFEnet membawakan materi tenang Memahami dan Menyikapi KBGO. Dalam pemaparannya, mantan jurnalis ini menyebut delapan hal tentang modus dan tipe KBGO, yang wajib diwaspadai. Kedelapan hal ini, adalah pendekatan untuk memperdaya (cyber grooming), pelecehan online (cyber harassment), peretasan (hacking), konten illegal (illegal content), pelanggaran privasi (infringement of privacy), ancaman distribusi foto atau video pribadi  (maliciousdistribution), pencemaran nama baik (online defamation), dan rekrutmen online (online recruitment). “Kita belajar bersama hal ini, dan ini sangat penting bagi teman teman jurnalis dan perempuan,” kata Pahlevi.

Baca juga  Empowering Indonesia Report 2024 Resmi Diluncurkan Indosat Ooredoo Hutchison

 

Tidak hanya itu saja, Pahlevi juga mengajak para peserta workhop untuk paham dengan hak sebagai warga, dengan bijak dan wasapda dengan dunia digital. “Kami berharap para peserta yang ikut, nantinya bisa saling berbagi bagi teman jurnalis lainnya tentang hal ini,” ungkap fasilitator workshop dari FJPI Anggia Nasution didampingi Ketua FJPI Sulut, Susan Palilingan.

 

Workshop “Stop Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) untuk Jurnalis Perempuan”, dan pameran  pameran foto perempuan “We Work Too” di Kota Manado, disebut Susan sebagai kegiatan ke empat, setelah bulan lalu telah digelar di kota lainnya di Indonesia yaitu di Medan, Pontianak dan Surabaya. “Usai dari sini, yang menjadi tuan rumah adalah Sorong,” tambah Susan. Adapun para jurnalis peserta kegiatan ini Nancy Tigauw dari Kantor berita Antara, Ayu Rahmi Rais dari Manado Post, Gabriella Rarumangkay dari www.sulutnewstv.com, Chaerensia Reppie dari Kawanua Post, Gracey Wakary dari www.manadones.co.id, Citra Soputan,  Angelin Karundeng dari www.nusantaraline.com, Julia Walandouw www.monitorsulut.com, Yane Singal dari Kompas TV, Shintia Bojoh dari SCTV, Rahmadian dari www.cakrawala.co, Lily Paputungan dari AO times, Sri Surya dari www.beritamanado.com, Deiby  Malongkade dari www.viralberita.net.(graceywakary)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *