LO Paslon Elly –Hanny Pertanyakan Jumlah DPT Sangihe yang Bertambah 305 Pemilih

LO dari paslon Elly dan Hanny yang menyebut bahwa berdasarkan data tim mereka, ada selisih 305 pemilih.

MANADO, 22 SEPTEMBER 2024 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi utara (Sulut), siang tadi resmi menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024  Tingkat Provinsi Sulawesi utara.

 

Bacaan Lainnya

Rapat yang digelar terbuka, dengan dihadiri oleh 15 KPU se kabupaten di kota ini, bersama media massa dan perwakilan atau LO dari tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung di Pilkada Sulut mendatang, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Victor Mailangkay, pasangan Elly Engelbert Lasut dan Hanny Joost Pajouw, terakhir adalah pasangan Steven Kandouw dan Letjen TNI (Purn) Alfred Denny Tuejeh. Pada sesi pembacaan DPT dari Kabupaten dan Kota se-Sulut, KPU Kabupaten Kepulauan Sangihe, menjadi pesertat pertama yang membacakan hasil DPT secara langkap dan terbuka. Dimana data yang diungkap oleh KPU Kabupaten Kepulauan Sangihe sesuai arahan KPU Sulut dan Bawaslu Sulut adalah jumlah kecamatan sebanyak 15 kecamatan, dengan 167 desa dan kelurahan, ada 306 Tempat pemihan suara (TPS). Adapun jumlah pemilih laki laki sebanyak 53.451 orang dan pemilih perempuan sebanyak 52.657 orang, total pemilih yang terdaftar adalah 106.108 pemilih.

Baca juga  Para Capres dan Cawapres Jangan Lupakan Penyandang Disabilitas ini 10 Poin dari Pokja KNO Penyandang Disabilitas

 

Hasil ini mendapat perhatian dari LO dari paslon Elly dan Hanny yang menyebut  ada selisih 305 pemilih, jika berdasarkan data  pada Pilkada 2020 lalu.”Data yang kami miliki untuk pemilih di Kabupaten Sangihe adalah sebanyak 105.803 orang. Artinya bertambah 305 orang yang resmi menjadi pemilih dan masuk dalam DPT saat ini,” kata LO yang hanya menyebut dirinya sebagai perwakilan dari LO paslon Elly Hanny. Ketua KPU Sulut, Kenly Poluan langsung memberikan keterangan secara terbuka bahwa data tersebut memang berubah karena ada proses kedatangan dan perubahan domisili warga. “Karena disini ada Bawaslu Sulut, data pemilih yang masuk DPT untuk Pilkada Serentak adalah data baru bukan menggunakan data lama lalu,” terang Poluan dan disetujui oleh Ketua Bawaslu Sulut, Ardiles Mewoh yang hadir langsung di kegiatan yang digelar di Four Point Hotel Manado. (graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *