Program SheHacks dari Indosat Masuk UN Women – PBB

Nursientha Satjawidjaja, yang tak ragu hadir Indosat Shehacks Innovate bersama putri kecilnya, saat kegiatan ini digelar di tahun 2024 di Minahasa Utara (Minut) Sulawesi utara, bersama hasil usaha yang dirintisnya, Keripik Pisang Goroho, meski hujan lebat saat kegiatan ini. (graceywakary)

JAKARTA, 28 April 2025 – Salah satu progam Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), SheHacks, yang diperuntukkan untuk pengembangan potensi perempuan dalam bidang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia, yang juga dirasakan oleh para perempuan Sulawesi utara (Sulut), ternyata memiliki dampak luar biasa dan diakui secara internasional.

 

Bacaan Lainnya

Belum lama ini IOH bersama dengan entitas Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk kesetaraan jender dan pemberdayaan perempuan UN Women, merilis Impact Report: Empowering Women in Tech yang merupakan laporan atas dampak yang dihasilkan dari inisiatif SheHacks. Sebagai gerakan pemberdayaan perempuan dari Indosat, selama lima tahun SheHacks telah melakukan sejumlah program pemberdayaan perempuan di bidang teknologi dan kewirausahaan untuk menjawab tantangan yang dihadapi utamanya terkait kesenjangan pendanaan, akses pelatihan, dan keterbatasan jejaring pendukung.

Baca juga  Teknologi AI itu Aman IOH Pastikan Membangun Ekosistem AI Inklusif

 

Dalam laporan tersebut mengutip data yang dikeluarkan oleh International Finance Corporation (IFC) pada tahun 2021, sebanyak 70% dari UMKM Indonesia yang dimiliki perempuan, mengalami kesulitan akses ke produk finansial. Selain persoalan akses ke pembiayaan, perempuan wirausaha juga menghadapi tantangan kultural dan sosial. Banyak dari mereka harus menjalankan peran ganda sebagai pengusaha sekaligus pengelola rumah tangga. Beban ini sering kali membatasi ruang gerak mereka dalam mengembangkan usaha dan menjalin jejaring profesional.

 

Dalam laporan tersebut, SheHacks juga menyoroti bahwa perempuan wirausaha kerap menghadapi tantangan lebih kompleks dibandingkan laki-laki, termasuk dalam hal akses pasar, peluang investasi, dan dukungan ekosistem. Faktor-faktor seperti bias gender, ekspektasi sosial, dan terbatasnya akses terhadap komunitas bisnis menjadi hambatan tambahan yang memperlebar kesenjangan. Reski Damayanti, Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, “Di Indosat, kami percaya bahwa perempuan memiliki kesempatan yang setara dengan laki-laki. SheHacks adalah wujud nyata komitmen berkelanjutan kami dalam mendorong kesetaraan gender dan memperkuat peran perempuan dalam dunia teknologi dan inovasi.”

Baca juga  GPS Lauching Petisi Pecat JAK sebagai Wakil Rakyat di DPRD Sulut

 

Reski menjelaskan SheHacks menyusun pendekatan bertahap yang terbagi dalam tiga inisiatif utama: Startup Lab, Ideation Lab, dan Innovate Lab. Ketiga lab ini dirancang untuk mendukung perjalanan wirausaha perempuan sejak tahap ideasi hingga ekspansi, melalui program seperti sesi mentoring intensif, pelatihan mandiri, pitching dengan investor, hingga showcase inovasi digital. Seluruh inisiatif ini sejalan dengan tujuan besar Indosat Ooredoo Hutchison untuk menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia, dengan memastikan bahwa setiap individu, termasuk perempuan, memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. (gracey wakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *