MANADO, 8 AGUSTUS 2025 – Ajang nasional, yang dibesut oleh Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Sulawesi utara (Sulut), yang digelar untuk mendorong investasi Nyiur melambai mendunia, menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi dunia pendidikan.
Menurut Wakil Direktur 4 Bidang Perencanaan dan Kerjasama Politeknik Negeri Manado (Polimdo), Julieta Makinggung SE MSi, bagi dunia pendidikan vokasi ajang ini bisa mendorong inovasi para mahasiswa dan dosen untuk ikut ambil bagian. “Karena disini semua kalangan bisa ikut namun melalui serangkaian seleksi ketat dari BI. Apa pun hasil inovasi yang mendorong pembangunan dan SDM dan pariwisata bisa masuk untuk ajang ini. Dan kami tertarik,” kata Julieta didampingi Ketua Jurusan (Kajur) Administrasi Bisnis (AB) Ivoletti Merlina Walukow SE MSi.
Diungkap Julieta Polimdo memiliki beragam inovasi menarik untuk pendidikan dan ramah lingkungan, dia menyakini NSIF 2025 ini, akan menjadi contoh kembang untuk kemampuan akademik dan inovasi kampu vokasi terbaik di Indonesia. “Ini akan laporkan, dan akan menjadi bagian untuk mendorong mahasiswa dan dosen untuk kembali berinovasi demi ajang yang selanjutnya disebut North Sulawesi Investment Challenge, tambah Ivoletti. Seperti diketahui, pada ajang pagi tadi di Four Points Hotel Manado, Kepala BI KPw Sulut, Joko Supratikto resmi memperkenalkan empat inovasi yang akan unjuk kebolehan di NSIC 2025. (gracey wakary)





