MANADO, 7 NOVEMBER 2025 – Untuk mendorong para siswa siswi, makin mencintai nilai nilai kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maka Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulawesi utara (Sulut) dan Pemerintah Kota Tomohon melakukan peluncuran Modul Ajar Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah.
Dalam peluncuran di SMP Stella Maris, Tomohon pada 4 November 2025 Wali Kota Caroll JA. Senduk menyampaikan apresiasi kepada KPw BI Sulut, dan Dinas Pendidikan Tomohon yang telah menyusun modul ajar CBP Rupiah sebagai bahan pendukung kegiatan kokurikuler di sekolah. “Hadirnya modul ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat edukasi dan literasi keuangan, khususnya pemahaman masyarakat sejak usia sekolah tentang CBP Rupiah. Rupiah bukan sekadar alat transaksi, tetapi simbol kedaulatan bangsa, alat pemersatu, dan cerminan identitas nasional,” ujar Caroll.
Dalam sambutan ini, ia juga menegaskan pentingnya sinergi semua pihak agar modul ini menjadi gerakan bersama lintas sekolah, guru, siswa, dan masyarakat. Kepala BI Sulut Joko Supratikto, juga menerangkan modul CBP Rupiah merupakan sarana pembentukan karakter sejak dini. “Ketika anak-anak mengenal Rupiah melalui cerita, permainan, dan kegiatan kokurikuler, mereka belajar mencintai negaranya dengan cara yang sederhana namun bermakna,” jelasnya. Joko juga menekankan pentingnya peran guru dalam keberhasilan program ini.
Lebih lanjut, BI Sulut berharap agar kolaborasi ini menjadi inspirasi bagi daerah lain di Sulut. Melalui peluncuran ini, Pemerintah Kota Tomohon dan BI Sulut berkomitmen mendorong generasi muda agar memiliki kecerdasan finansial, karakter kebangsaan yang kuat, dan kebanggaan menggunakan Rupiah dalam kehidupan sehari-hari. Program ini juga diharapkan dapat menjadi contoh baik bagi daerah lain dalam upaya memperkuat literasi keuangan berbasis nilai kebangsaan.
Modul ini merupakan bahan ajar tambahan yang dapat digunakan oleh guru tingkat SD dan SMP dalam kegiatan kokurikuler, berisi nilai-nilai CBP Rupiah seperti menggunakan Rupiah dengan bangga, menghargai dan menjaga rupiah sebagai simbol kedaulatan, dan memahami fungsi dan peran Rupiah dalam ekonomi nasional. Peluncuran ini dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tomohon Juliana Dolvin Karwur serta sejumlah perwakilan kepala sekolah, guru, serta siswa SD dan SMP. (gracey wakary)





