MANADO, 13 Mei 2026 – Langkah maju kembali dilakukan oleh pimpinan Politeknik Negeri Manado (Polimdo), untuk melindungi hasil karya riset dan inovasi dari mahasiswa dan dosen.
Tidak tanggung tanggung, karya riset dan inovasi ini, mendapat perlindungan hukum, usai dilakukannnya penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Kementerian Hukum (Kemenkumham) Provinsi Sulawesi Utara pada Selasa (12/5/2026) kemarin. Agenda strategis ini dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat Hak Cipta bagi karya intelektual sivitas akademika Polimdo.
Dalam kegiatan tersebut, Polimdo diwakili langsung oleh Wakil Direktur IV Bidang Kerja Sama, Juliet P.T. Makinggung, S.E., M.Si. Sinergi ini mempertegas peran perguruan tinggi dan pemerintah dalam memastikan adanya perlindungan hukum terhadap karya cipta, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Makinggung menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah krusial bagi penataan tata kelola kekayaan intelektual di lingkungan kampus. Menurutnya, setiap produk inovasi—baik berupa produk fisik, aplikasi digital, maupun karya ilmiah—wajib mendapatkan pengakuan hukum yang sah. “Pencatatan hak cipta maupun hak kekayaan intelektual lainnya ini sangat penting untuk menjaga orisinalitas karya, sekaligus mencegah adanya penyalahgunaan oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab,” ujar Juliet.
Selain berfokus pada aspek hukum, kolaborasi ini dirancang untuk membangun ekosistem kemitraan yang lebih luas antara Polimdo dan lembaga pemerintah. Sinergi ini diharapkan mampu membuka ruang baru bagi pengembangan inovasi, riset terapan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Sulawesi Utara.
Pihak Polimdo juga menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan dan fasilitas yang diberikan oleh Kemenkumham Sulut dalam mempermudah akses perlindungan kekayaan intelektual bagi institusi pendidikan. Melalui penandatanganan PKS ini, Polimdo menegaskan komitmennya untuk terus memacu budaya meneliti dan berinovasi di kalangan dosen dan mahasiswa dengan jaminan perlindungan hukum yang layak sesuai perundang-undangan. (gracey)





