MANADO, 30 JULI 2026 — Komitmen Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sulawesi utara dan Gorontalo (Sulutgo), dalam memperluas inklusi keuangan sejak dini membuahkan hasil signifikan.
Melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), generasi muda di Sulutgo berhasil mengumpulkan total tabungan sebesar Rp32,79 miliar. Ini diungkapkan oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulutgo, Robert HP Sianipar, dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) TPAKD Sulutgo Tahun 2026, kemarin di Manado.
Dia mengurai bahwa di Sulut, jumlah rekening Simpanan Pelajar (Simpel) tercatat mencapai 41.061 rekening dengan total nominal Rp18,38 miliar. Sementara di Provinsi Gorontalo mencatatkan 15.230 rekening Simpel dengan total akumulasi dana sebesar Rp14,41 miliar. “Program KEJAR merupakan bagian penting dalam membangun budaya menabung dan memberikan akses layanan keuangan formal sejak usia sekolah,” ujar Kepala OJK SulutGo, Robert H.P. Sianipar.
Ia menambahkan, pembentukan karakter sadar keuangan sejak dini diproyeksikan menjadi fondasi utama dalam melahirkan masyarakat SulutGo yang inklusif dan tangguh secara finansial di masa depan. erlihat yang hadir dalam kegiatan ini Gubernur Gorontalo Dr Ir H Gusnar Ismail MM, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut Darmawan TB Hutabarat, Direktur Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah OJK Insan Hasani, Direktur Ekonomi Syariah dan BUMN Kementerian PPN/Bappenas Rosy Wediawaty, Kepala Divisi Pengembangan Inklusi Keuangan OJK Arinengwang Gusta Galung Raharjo, dan para pejabat SKPD Gorontalo dan Sulut.(graceywakary)





