MANADO, 20 SEPTEMBER 2026 — Badan Geologi Kementerian ESDM melalui PVMBG melaporkan perkembangan kondisi vulkanik Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Dalam periode pengamatan terbaru Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), gunung api setinggi 1.320 meter di atas permukaan laut tersebut mencatatkan puluhan kali aktivitas kegempaan.
Data kegempaan merekam sebanyak 9 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan durasi 5-14 detik, 1 kali gempa Vulkanik Dalam, serta 22 kali gempa Tektonik Jauh berdurasi hingga 65 detik. Meski demikian, emisi asap kawah masih teramati bertekanan lemah berwarna putih tipis dengan tinggi maksimal 40 meter di atas puncak.
Atas kondisi tersebut, status Gunung Awu dipastikan masih bertahan di Level II (Waspada). Dalam siaran pers PVMBG yang diterima MANADONES siang tadi juga merekomendasikan agar jalur pendakian maupun aktivitas warga dikosongkan total hingga batas aman radius 3 kilometer dari kawah utama.
Masyarakat lokal maupun pemerintah daerah setempat diimbau untuk terus mengantisipasi perkembangan aktivitas gunung api ini. Informasi resmi terkini disarankan untuk selalu dipantau secara berkala melalui platform digital resmi MAGMA Indonesia guna menghindari disinformasi di tengah masyarakat. (gracey wakary)






