MANADO, 29 SEPTEMBER 2026 – Dalam rangkaian memperingati Hari Jantung Nasional, serta mendorong keterlibatan mahasiwa dalam mendukung ketersediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Sulut, maka besok Rabu (30/9) akan digelar aksi donor darah dan diskusi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.
Menurut Ketua BEM Unsrat Manado, Kelvin Christofel Dayo kegiatan kemanusiaan ini, akan melibatkan hingga puluhan mahasiswa Unsrat, dan masyarakat pada umumnya.
“Saat ini kebutuhan stok darah di PMI amat minim. Selain itu, donor darah juga menjadi program dari BEM Unsrat sepanjang 2026 ini. Kami mengajak teman teman mahasiswa dan masyarakat itu bisa ikut terlibat, besok di kegiatan ini,” kata Dayo didampingi Sekretaris BEM Unsrat Jevon Pali. Bagi mereka kegiatan ini juga memiliki nlai tambah, karena akan ada diskusi tentang kesehatan jantung melalui donor darah yang akan dibawakan langsung oleh Manager Pemastian Mutu UTD PMI Sulut dr. Sonny R.A Pasuhuk, M.Kes, Sp.KKLP.
Serta hadir juga pemateri dari PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) selaku main dealer motor Honda untuk area Sulawesi utara, Gorontalo dan Maluku utara (Malut), yang akan membahas tentang jantung aman dengan Cari_Aman berkendara yang akan dibawakan langsung oleh instruktur Honda Andhika Salindeho.
Juga dari Forum Jurnalis Perempuan Indonsia (FJPI) Sulut yang akan membawakan materi tentang apa dan bagaimana mengetahui sepak terjang kasus yang lagi ramai, yaitu dugaan perdagangan manusia melalui aksi mencari pekerja untuk bekerja di luar negeri. “Jadi disini kita sama sama medengar dan belajar tentang jantung sehat, berkendara yang sehat dan memahami alur cara bekerja yang aman saat ke luar negeri,” ujar Dayo.
Promotion Department Head DAW Bonny Pandelaki menyambut baik kolaborasi kemanusiaan ini, menurutnya kegiatan positif ini, sejalan dengan bentuk keselarasan nilai Compassion dengan kegiatan nyata dari DAW untuk masyarakat. “Kegiatan kemanusiaan ini memiliki nilai tinggi, dan kami berharap keterlibatan mahasiswa pada ajang kolaorasi ini,” ungkap Pandelaki, didampingi Public Relations DAW Zefanya Elizabeth Mukuan.
Sementara dari FJPI Sulut, Lili Paputungan menambahkan ajang kolaborasi ini memang sengaja digelar untuk mendekatkan aksi kemanusiaan pada mahasiwa Unsrat. “Dengan kegiatan ini, maka ketersediaan darah di PMI bisa bertambah, dan teman teman mahasiswa juga menambah wawasan tentang sehat, yang bukan hanya didapat dari olahraga saja, tetapi melalui bantu sesama dengan berdonor. Jadi kami tunggu kehadiran teman teman besok untuk donor darah dan berdikusi,” tambah Lily yang dikenal sebagai jurnalis senior Sulut serta menjabat sebagai Bendahara FJPI Sulut. (vero)






