Dokter: Olahraga Turunkan Berat Badan Tetap Utamakan Kesehatan Jantung

amaah melakukan olahraga angkat beban (gym) yang ada di Masjid At Taqwa Villa Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (16/6/2026). Fasiltas ngegym gratis tersebut disediakan oleh DKM Masjid untuk para jamaah dan juga masyarakat umum baik muslim maupun non muslim yang bertujuan bertujuan mendorong keseimbangan antara kesehatan spiritual dan kebugaran fisik jamaah, terutama dalam menghadapi tantangan usia. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/YU

 

 

Bacaan Lainnya

 

 

 

JAKARTA, 30 SEPTEMBER 2026 (ANTARA) – Dokter spesialis gizi klinik, dr. Oqti Rodia, mengatakan program olahraga penurunan berat badan sebaiknya tidak hanya berorientasi pada angka timbangan tapi tetap memperhatikan kebutuhan nutrisi, serta mengutamakan kesehatan jantung dan metabolisme.

 

Ia menjelaskan menurunkan berat badan bukan hanya tentang menjadi lebih kurus, tetapi juga memperhatikan berat badan yang sehat. Sebab berat badan yang terkontrol juga menjadi bagian penting.

 

Dokter dari RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita dalam keterangannya di Tangerang, Selasa menjelaskan setiap orang memiliki kondisi tubuh dan kebutuhan nutrisi yang berbeda. Karena itu, pendekatan penurunan berat badan perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.

Baca juga  Sempat Anjlok, Analis Sebut IHSG Dibayangi Sentimen Domestik-Global

 

“Menurunkan berat badan sering kali dilakukan demi mendapatkan bentuk tubuh ideal. Namun, menjaga berat badan sebenarnya bukan hanya persoalan penampilan tetapi kesehatan menyeluruh,” kata dr. Oqti Rodia. Ia juga menjelaskan, berat badan berlebih dapat berkaitan dengan berbagai faktor risiko kardiometabolik. Karena itu, upaya menurunkan berat badan idealnya tidak dilakukan secara sembarangan atau hanya mengejar hasil cepat.

 

“Yang penting bukan hanya berapa kilogram berat badan yang turun, tetapi bagaimana prosesnya dilakukan secara sehat, terukur, dan dapat dipertahankan dalam jangka panjang,” ujar dr. Oqti. Selain pengaturan nutrisi, program pengelolaan berat badan juga dapat membantu seseorang membangun kebiasaan hidup yang lebih sehat.

 

Manfaat yang diharapkan tidak hanya berupa berat badan yang lebih terkontrol, tetapi juga mendukung kesehatan jantung dan metabolisme, meningkatkan energi, serta meningkatkan kepercayaan diri dengan pendampingan tenaga profesional. “Keinginan memiliki tubuh ideal merupakan hal yang wajar. Namun, kesehatan seharusnya tetap menjadi tujuan utama. Karena itu, body goals boleh, tetapi heart goals wajib,” ujarnya.

Baca juga  Menangani Gangguan Penglihatan di Indonesia

 

Bagi masyarakat yang ingin menurunkan berat badan, terutama yang memiliki faktor risiko penyakit jantung atau kondisi medis tertentu, konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat membantu menentukan program yang sesuai. “Ada Poli Weight Management and Wellness Center sebagai pendekatan pengelolaan berat badan yang tidak hanya berfokus pada penampilan, tetapi juga kesehatan tubuh dan jantung,” pungkas dr. Oqti.

 

 

Pewarta : Achmad Irfan

Editor : Bayu Kuncahyo

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *