MANADO, 1 OKTOBER 2026— Melalui strategi penanganan lingkungan terpadu, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lahendong mengungkit potensi ekonomi lokal lewat program SEGARIS PELANGI (Strategi Pengembangan Industri Gula Aren Berbasis Agroforestri dan Pemanfaatan Langsung Panas Bumi).
Program ini memanfaatkan teknologi panas bumi untuk pengolahan gula aren tanpa merusak vegetasi hutan alami. Berdasarkan data Dokumen Ringkasan Kinerja Pengelolaan Lingkungan (DRKPL), program SEGARIS PELANGI telah mencatat sebanyak 789 individu tanaman aren yang tersebar di area seluas 6,7 hektare.
Pola agroforestri ini diterapkan guna menjaga fungsi naungan hutan sekaligus mengoptimalkan produktivitas warga sekitar. Direktur Utama PGE, Ahmad Yani, menyampaikan bahwa ekspansi energi hijau harus berjalan selaras dengan keberlanjutan sosial dan ekologis.
“Pengembangan panas bumi perlu melihat konteks ekologis dan sosial di setiap wilayah operasi. Bagi PGE, keberlanjutan merupakan bagian dari bagaimana kami menjalankan operasional dengan tetap memperhatikan perlindungan keanekaragaman hayati serta manfaat bagi masyarakat,” kata Ahmad Yani. (gracey)






