MANADO — Satuan tugas Penanggulangan Penyebaran Covid-19 di Sulawesi Utara (Sulut), menyatakan telah memiliki data tentang warga yang beresiko terpapar virus yang kini jadi wabah menakutkan.
Tidak tanggung tanggung dari dari 18 Februari hingga 5 April ini, disebutkan ada sekira 21.820 warga di Sulut yang perjalanan ke daerah dan transmisi lokal Covid-19. Dijelaskan oleh juru bicara (jubir) satgas penanggulangan penyebaran Covid-19 di Sulut, dr Steaven Dandel mereka belum bisa disebut orang dalam pemantauan (ODP) atau pasien dalam pengawasan (PDP). Menurutnya, walau beresiko karena telah melakukan perjalan ke daerah terjangkiti namun tidak bisa langsung dinyatakan mereka terpapar atau positif Covid-19, karena ada protokolnya. “Intinya, kami memiliki data lengkap siapa mereka yang melakukan perjalanan ke daerah terjangkiti dan telah kembali ke Sulut,” jelas Dandel. Para pelaku perjalanan wajib menjalani pemeriksaan saat berada di pintu pintu kedatangan di kota ini, oleh tim satgas yang sudah disiapkan dan yang paling penting lagi adanya isolasi mandiri, tambahnya.
Sebelumnya, Dandel juga menginformasikan total positif Covid-19 di Sulut yang kini menjadi 5 pasien sementara PDP 17 orang dan ODP sebanyak 334 yang tersebar di kabupaten dan kota di Sulut.





