Menjadi Pasien Positif Covid-19 Bukan Aib

MANADO — Pandemi darj wabah yang disebabkan oleh Corona Virus Disease 19 atau Covid-19, masih terus terjadi di Sulawesi Utara (Sulut), terutama di Kota Manado yang kini menjadi daerah dengan transmisi lokal.

Untuk itu, warga diimbau tidak untuk mendiskriminasi para pasien yang terkonfirmasi sebagai pasien positif Covid-19. “Menjadi pasien positif Covid-19 itu bukan aib. Ini wabah, siapa saja bisa terjangkiti tanpa sengaja jika sekeliling kita tidak disiplin melaksanakan protokol pencehan Covid-19,” jelas juru bicara (jubir) gugus tugas penanggulangan Covid-19 di Manado, drg Sanil Marentek pada Manadones. Dia berharap, warga memberikan dukungan dan bantuan pada para pasien positif yang menjalani perawatan, hingga yang telah dipulangkan ke rumah karena telah dinyatakan tidak terinfeksi lagi dari Covid-19, berdasarkan hasil Swab yang mereka miliki terkini. Ini disebut Marentek akan membuat para pasien punya semangat dan tidak.merada terhakimi. “Mari kita dukung. Kita gotong royong untuk membantu sesama melalui dukungan moril dan doa. Virus ini hingga kini belum vaksin nya. Yang ada adalah kita sama sama patuh dengan protokol covid,” tambahnya.

Bacaan Lainnya
Baca juga  Di Sulut 7 Penyakit ini yang Buat Pasien Positif Covid-19 Cepat Meninggal Dunia

Kota Manado, oleh Gugus Tugas Penanggulangan C-19 di Sulut, disebutkan sebagai daerah yang memiliki pasien positif Covid-19 terbanyak di Sulut. Walau begitu, ibu kota Sulut ini juga memiliki 1 kecamatan yang benar benar bebas Covid-19, Kecamatan Bunaken Kepulauan. (graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *