Liputan Khusus
AIRMADIDI, 10 DESEMBER 2021 – Kabupaten Minahasa utara (Minut), telah menjadi bagian dari kawasan pariwisata yang diharapkan juga mampu menggerakkan perekonomian daerah dan nasional.

Ini diungkap oleh Bupati Minut Joune Ganda, saat menjadi narasumber dalam webinar dengan topik Kesiapan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara Sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).
Webinar ini, diselenggarakan oleh Program Pasca Sarjana Administrasi Negara Unima dan dipandu oleh moderator Dr Fitria H Mamonto MAP, yang digelar siang kemarin (9/12), dengan menggunakan aplikasi zoom meeting dan diikuti oleh mahasiswa serta para pakar ekonomi dan pariwisata yang ada di Nyiur Melambai.

Menurut, Bupati Joune, Minut siap menjadi kawasan prioritas pariwisata nasional dengan mengandalkan berbagai aspek diantaranya adalah pengembangan delapan sisi.
Mulai dari sisi industri, disini mantan pengusaha dan politikus mengungkap berbagai kerja sama salah satunya kerja sama perikanan yang dan pariwisata.
Kemudian dari sisi kelembagaan, ketiga sisi untuk peningkatan Sumber Daya Manusia atau SDM, dimana Pemkab Minut saat ini telah melakukan kerja sama dengan pergurua tinggi unggulan di Nyiur Melambai salah satunya juga dengan Unima.
Yang keempat adalah sisi budaya, khusus hal ini jelaskan bupati bahwa mulai dari sekolah dan kawasan adat menjadi salah satu yang dikembangkan tanpa menghilangkan nilai nilai yang telah ada.

Hal yang kelima, adalah sisi kesenian, Smart City (Elemen Pembangunan Smart City), Smart Environment, dan kedelapan adalah sisi penguatan melalui kerjasama dengan Institusi Internasional sebagai penguatan Likupang.
“Disini, keterlibatan Pemkab Minut dengan beberapa institusi Internasional dalam pencapaian target — target pembangunan berkelanjutan, dimana KEK Pariwisata DSP Likupang termasuk didalamnya,” kata Bupati pilihan rakyat Minut ini, sembari menyebut salah satu dukungan masyarat Minut dan yang ada di area KEK Pariwisata Likupang juga menjadi salah satu pendukung terbaik.

Ini dibuktikan dengan dilibatkannya masyarakat melalui program kemitraan yaitu kehadiran home stay yang langsung dimiliki dan dikelola langsung oleh masyarakat kawasan KEK Pariwisata Likupang.
Menurut Bupati JG beberapa desa sudah menjadi bagian KEK Pariwisata Likupang, sudah mampu tampil dan berdaya, dan hingga kini makin mandiri.
Tidak hanya itu saja, JG juga mengungkapkan kawasan penyanggah KEK mulai dari kawasan wisata alam dan kawasan utama seperti area diving dan MICE kini makin di pacu.
“Kita juga memiliki kawasan bawah laut yang tidak kalah dengan kawasan taman laut sekelas Bunaken. Keindahan dan pesonanya, ini yang juga dicari para wisatawan menengah keatas,” tegas Bupati JG.
Disini mantan pengusaha juga menambahkan bahwa dirinya juga akan mengikuti kegatan serupa dengan menggunakan zoom untuk menyampaikan presentasi tentang proses Transisi Energi di Likupang di Kabupaten Minahasa Utara di APEC Sustainable Energy Center (APSEC), yang merupakan platform kerjasama penting di bidang energi dan urbanisasi di kawasan APEC.

Moderator dalam kegiatan ini, DR Fitria H Mamonto MAP juga mengingatkan kesiapan SDM, serta kawasan yang ramah dengan anak serta perempuan.
“Ini juga wajib menjadi hal yang penting dalam pembangunan untuk menunjang KEK,” terang Fitri, yang langsung dibenarkan oleh Bupati JG seraya menambahkan bahwa, memberdayakan perempuan dalam KEK Pariwisata adalah melalui kerja sama dengan TP PKK Minut, yaitu kehadiran UMKM yang seutuhnya ditunjang oleh para kaum ibu dan perempuan disana.

Webinar ini, diselenggarakan oleh Program Pasca Sarjana Administrasi Negara Unima dipandu Moderator oleh Dr Fitria H Mamonto MAP, SekProdi Strata 2 Administrasi Negara Unima.
Sementara, pemantik dan narasumber lainnya Rektor Unima Prof Dr Deitje A Katuuk MPd, Direktur Pascasarjana Unima Prof Dr Philotheus EA Tuerah DEA, KaProdi S2 Dr Siska Kairupan MSi, serta ketua Panitia pelaksana Dr Steven V Tarore MAP.
“Sebagai pemerintah daerah yang tengah membangun dan menjadi perhatian nasional, Minut sudah menunjukkan kerja. Dan, kami juga siap membantu dan mendukung program kerja Pemkab Minut dalam peningkatan SDM dan teknologi terapan, ” tambah Rektor Unima Prof Dr Deitje A Katuuk MPd. (graceywakary/liputan khusus/advetorial)



