Dosen Unsrat Minta Waspadai Kehadiran Kontestan Siluman di Pemilu 2024

Ferry Daud Liando saat menjadi narasumber pada kegiatan yang di gelar Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sulawesi Utara (Sulut) pagi tadi di Hotel Quality Manado,pagi tadi.

MANADO, 14 MARET 2023 – Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, akan menjadi pesta demokrasi terbesar di Indonesia, namun proses demokratik ini, diduga akan dijadikan ajang unjuk aksi dari kekuatan siluman asing, yang memiliki kekuatan finansial hingga mampu mengatur keberadaan partai dan anggota partai yang akan mengikuti pesta ini, mulai dari pemilik modal dan negara luar yang tak ingin Indonesia kuat dan maju.

 

Bacaan Lainnya

Ini, ditegaskan langsung oleh Dosen ilmu politik dan kepemiluan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Sam Ratulangi  (Unsrat), Ferry Daud Liando saat menjadi narasumber pada kegiatan yang di gelar Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sulawesi Utara (Sulut) pagi tadi di Hotel Quality Manado.

 

Liando yang membawakan materi Peran Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah Pusat dalam menyukseskan pesta demokrasi 2024, mensinyalir bahwa ada kekuatan siluman itu bisa jadi adalah para pemilik modal atau negara-negara asing. Dia kemudian mengurai aksi siluman ini dilakukan karena banyak hal dan capaian Jokowi yang meresahkan mereka. “Kebijakan Presiden Jokowi, memindahkan ibu kota ke pulau Kalimantan tentu sangat meresahkan para pengusaha yang selama ini berinvestasi di DKI Jakarta,” katanya.

Baca juga  Jangan Ragu Pilih Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi

 

Dengan lugas, Liando menjabarkan bahwa hal ini akan merusak pasar pemilik modal asing yang sudah lama mendapatkan keuntungan di ibu kota. “Sehingga kemungkinan pihak ini akan berusaha mengaggalkan kebijakan pemindahan ibu kota. Caranya adalah memberikan dukungan kepada calon presiden yang berpotensi menolak IKN,” terangnya, serta mengungkapkan ada juga sebagian pemilik modal yang memiliki bersikap berbeda, yaitu mereka yang tidak mendapat peluang usaha di Jakarta, hingga mereka akan mendukung calon presiden yang hendak mempertahankan IKN baru.

 

Tidak hanya itu, Liando juga menyentil tentang daerah-daerah yang memiliki kandungan alam yang besar akan menjadi rebutan pemilik modal untuk ikut membiayai pencalonan kepala daerah, dengan harapan akan ada timbal baliknya. “Anis Baswedan, sudah beberapa kali ketemu dengan kedutaan Amerika Serikat. Terkahir bersama PKS, secara kebetulan sikapnya menolak pembangunan IKN,” kata Liando.

Baca juga  Unsrat Berduka Prof Sondakh Tutup Usia

 

Saat ini, dia melihat bahwa makin gencar perang dagang antara Cina dan Amerika Serikat, dan disebutnya kedua negara ini berusaha masuk dalam arena kompetisi pemilu agar pemenangnya sejalan dengan kepentingan ekonomi suatu negara. “Saya berharap, Pemilu 2023 tidak boleh dimanfaatkan oleh kepentingan lain, selain untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai pemilu memancing konflik dan perpecahan, kita cegah jangan sampai Indonesia terpecah seperti korea timur dan dan korea selatan atau negara Yugoslavia yang bubar karena konflik pemilu,” tambahya,

 

Kegiatan ini sendiri dibuka oleh Inspektorat Sulut Drs Meki Onibala mewakili gubernur, dan dihadiri oleh Karo Weldie Poli, Kaban Kesbangpol Ferry Sangian, Karo Hukum Flora Krisen dan pejabat lainnya. Sedangkan narasumber lainnga  adalah anggota DPRD Sulut Fabian Kaloh, dan Kepala KPPN Manado Asyep Syaefudin SE ME. (graceywakary)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *