MANADO, 17 JULI 2023 – Badan Geologi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Resmi meningkatkan status Gunung Lokon yang ada di Kota Tomohon dari level II (waspada), menjadi Level III (siaga) pada pukul 18.00 Wita sore tadi.
Dalam siaran pers Badan Geologi Kementerian ESDM RI yang diterima MANADONES malam tadi, dijelaskan bahwa peningkatan status ini ditetapkan usai pengamatan instrumental yang terlihat pada siang hari tadi di pukul 12.00 Wita, dimana terekam getaran tremor dengan amplituda yang mencapai 16 mm. Getaran tremor ini, meningkat tajam karena dari data harian mulai 1 Juli – 16 Juli 2023, gunung api ini mengalami 50 gempa hembusan, 7 kali tremor nonharmonik, 151 kali gempa vulkanik dangkal, 12 kali gempa tremor terus menerus dengan amplituda dominan 1,5 mm.
Potensi bahaya, membayangi kawasan Gunung Lokon, diuraikan dalam siaran pers ini, akan adanya potensi erupsi freatik atau letusan yang diakibatkan oleh kontak uap magma, dengan air hidrotermal secara tiba tiba dan diikuti oleh erupsi freatomagmatik – magmatik. “Jadi, letusan letusan tersebut, dapat disertai dengan lontaran material pijar berukuran lapili sampai bongkah dan hujan abu tebal, dengan atau tanpa diikuti aliran awan panas leusan secara tiba tiba,” ungkap Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM RI, Sugeng Mujiyato.
Dia juga merekomendasikan agar masyarakat, wisatawan dan pendaki tidak diperbolehkan beraktivitas dan mendekati area dalam radius 2,5 kmm dari Kawah Tompaluan yang jadi aktivitas kegempaan di Gunug Lokon. Selain itu, diimbau juga pada masyarakat Tomohon untuk berada dalam rumah dan menggunakan masker serta kacamata, jika terjadi letusan dan hujan abu. Juga wajib mewaspadai potensi lahar pada sungai sungai di berhulu dari puncak Gunung Lokon. (graceywakary)





