MANADO, 29 OKTOBER 2023 – Dewi Kobis, warga Sindulang, Manado terlihat tak sabar menunggu antrian, untuk menerima pilihan satu dari dua menu tuna gratis yang disiapkan di kegiatan penutupan dari Festival Tuna Sulawesi Utara 2023, malam tadi.
Tawanya pecah, saat menerima pilihan antara menu tuna bakar rica, atau tuna woku belangan. “Ini sulit, saya suka dua duanya,” kata Dewi. Salah satu dosen di Fakultas Ilmu Budaya dari Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), akhirnya memilih menu tuna bakar rica dan satu nasi bungkus daun yang juga gratis, yang tidak menunggu lama dihabiskannya.

Dewi tidak sendirian, karena hampir 500 orang sejak sore hingga malam tadi, mengantri menu gratis tuna dan ikut membeli menu makanan lainnya yang ikut dihadirkan di kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi antara Megamall Manado, Kementerian Keuangan, dan Ikatan Pengusaha Perikanan (IPP), serta bank yang ada di Manado.
Dalam malam penutupan festival ini, Ketua Ikatan Pengusaha Perikanan (IPP) Sulut, Budi Wahono mengungkapkan rasa terimakasih pada masyarakat Sulut yang ikut berpartispasi dari festival yang telah digelar dua tahun sejak 2022 lalu. “Tuna adalah bagian dari Sulut, makanan sehat dan melimpah di laut Sulut. Saya pun berharap tahun depan festival ini makin lebih baik dan lebih besar,” tuturnya. Pernyataan ini diamini oleh Pengelolah Mega Mall, Amelia Tungka yang mengapresiasi dukungan para pengusaha ikan di IPP.
Di malam terakhir dari festival yang telah berlangsung, beragam hadiah juga disiapkan, serta penyerahan hadiah pada para pemenang lomba seperti Lomba Bakar Rahang Tuna, dimana juara pertama disabet oleh tim Four Point Hotel, kemudian juara kedua oleh tim Jamaah Al Hassin dan tim dari RM Mama Kay di posisi ketiga, untuk favorit disabet tim RM Hidayah Manado. (graceywakary0




