Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan Manado Targetkan 1.000 Ha Lahan Tanaman Pangan di 2024

Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan Manado, terus menyasar lahan produktif yang ada di area luar pusat kota.

INFOTORIAL

MANADO, 14 DESEMBER 2023 – Mampu berkontribusi dalam mendorong laju Pertumbuhan Ekonomi (PE) Sulawesi utara (Sulut), dari sektor Pertanian, membuat Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPKP) Manado, menargetkan perkembangan lahan produkif untuk tanaman pangan sebesar 1.000 Ha.

Bacaan Lainnya

 

Kepala Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan Manado, M Sofyan.

Salah satu yang disasar bukan hanya lahan kosong saja, tetapi juga pemanfaatan pekarangan warga dan lahan perumahan. Diuraikan oleh Kepala DPKP Manado, M Sofyan target ini bisa dicapai, ada tiga kecamatan diarea luar kota yang bisa dijadikan lahan produktif pertanian dan perkebunan, dengan menjadikannya sebagai lahan produktif tanaman jagung hingga menghadirkan kembali lahan potensial kelapa melalui program peremajaan yang digadang bersama Kementerian Pertanian.

Baca juga  Sandiaga Ajak Industri Pariwisata Tingkatkan Investasi di Lima DSP

Data Pertanian Kota Manado
1. Lahan potensial produktif Tahun 2023: 5.000 Ha
2. Kecamatan potensial untuk kegiatan pertanian dan perkebunan: Kecamatan Mapanget, Kecamatan Malalayang dan Kecamatan Bunaken
3. Adanya program unggulan untuk lahan rumah dan perumahan melalui Urban Farming Hortikultura dan tanaman pangan
4. Memiliki 288 kelompok tani binaan yang bisa mendorong penyerapan tenaga kerja hingga 1.152 tenaga kerja harian.

 

Sektor pertanian, masih menjadi unggulan dalam mendorong PE Sulut sebesar 5,40 persen di triwulan III -2023 (year on year). Dalam data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, pertanian, kehutanan da perikanan memberikan kontribusi positif untuk PE dengan tumbuh 0,97 selain konstruksi yang menberikan kontribusi 1,59 dan sektor transportasi dan perdagangan dengan 1,10. Pertanian disebut Kepala BPS Sulut, Asim Saputra sebagai sektor yang konsisten terus mendukung PE Sulut dan menjadi penyumbang tenaga kerja sejak sebelum pandemi, pandemi, hingga melewati pandemi seperti saat ini. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *