MANADO, 28 JUNI 2024 – Yefta Adriano Lengkong, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi Manado, berulang kali menatap foto Universitas tertua di dunia, Leiden University yang ada di gawainya.
Ini bukan tanpa alasan, karena Yefta akan menimba ilmu hukum di universitas kenamaan Belanda, sekaligus merupakan rumah belajar para pakar hukum dunia yang didirikan sejak tahun 1575 oleh Pangeran Willem van Oranje dari Kerajaan Belanda.

“Rasanya senang sekali, bisa lolos Indonesian International Student Mobility Awards atau IISMA, dan ditambah bisa belajar satu semester di universitas terbaik di dunia sekaligus yang menjadi baromoter ilmu hukum di dunia,” katanya pada MANADONES. Yefta tidak sendirian,dia bersama 15 mahasiwa Unsrat dari enam fakultas, berhasil meraih proram beasiswa dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Tekologi (Kemendikbud Ristek) RI.
Rektor Universitas Sam Ratulangi, Prof Dr Ir Oktovian Berty Alexander Sompie MEng IPU Asean Eng, dalam sambutannya untuk pelepasan para mahasiswa, mengaku bangga dan meminta mereka untuk mampu beradaptasi dengan memaksimalkan waktu yang singkat, dalam menerima keilmuan dari universitas di luar negeri. “Jangan lengah, bangga pasti, tapi kalian punya kewajiban untuk mampu tampil dan menerima ilmu di masing masing universitas dengan waktu yang minim. Pergunakan semuanya dan yang paling penting, jaga nama baik Unsrat,” tegas Rektor Sompie didampingi Wakil Rektor I, Prof Dr Ir Grevo Gerung di Kantor Rektorat Unsrat, kemarin. (graceywakary)





